Sambut Isra Miraj 2022 atau 1443 Hijriah, Buya Yahya Tegaskan di Bulan Rajab Tidak Ada Amalan Khusus!


inNalar.com – Salah satu bulan yang dimulyakan Allah SWT adalah Rajab, dimana di dalamnya Nabi Muhammad SAW melakukan Isra Mi’raj untuk menerima perintah shalat.

Tak hanya itu sangking istimewanya, bulan tersebut juga dahulu zaman Nabi Muhammad SAW terdapat larangan untuk melakukan perang.

Meski demikian, Pendakwah Fenomenal Buya Yahya menyebutkan dalam bulan Rajab tidak ada anjuran mengerjakan amalan secara  khusus.

Baca Juga: Tradisi Bulan Rajab, 8 Cara Unik Masyarakat Indonesia di Berbagai Daerah Sambut Isra Miraj

Hal tersebut diungkapkannya dalam salah satu video di kanal Youtube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 11 Maret 2018.

“Bulan Rajab adalah bulan haram bulan mulia, tidak ada anjuran amalan khusus di bulan Rajab,” ungkap Buya Yahya dikutip inNalar.com.

Namun ada beberapa riwayat yang mengatakan puasa sunnah adalah amalan yang sering dilakukan Nabi Muhammad SAW pada waktu bulan Rajab.

Baca Juga: Jelang Isra Miraj 2022 atau 1443 Hijriah, Ini Kisah saat Dada Nabi Muhammad SAW Dibelah dan Disucikan Malaikat

Sayyidina Usman Bin Hakim Al-Ansori Lanjut Buya, pernah bertanya kepada said Bin Zubair tentang amalan apa yang hendak dikerjakan di Bulan Rajab.

Maka Said Bin Zubair bercerita bahwa ia juga pernah bertanya kepada Sayyidina Anas Bin Malik. Kemudian Anas menjawab bahwasannya Nabi SAW berpuasa di Bulan Rajab.

“Nabi Pernah suatu ketika di bulan Rajab puasa banyak sekali sampai sahabat Nabi mengatakan ini full Nabi Puasanya kayak tidak ada bukanya,” kata Buya.

Baca Juga: Dalil Peristiwa Isra Miraj dalam Al-Qur’an

Sebaliknya, Nabi SAW juga pernah tidak berpuasa ketika di tahun yang lainnya tepat pada bulan Rajab dalam cerita Anas Bin Malik.

Intinya, menurut dai kelahiran Blitar tersebut berpuasa di bulan Rajab adalah perkara Sunnah yang mana pernah dilakukan dan ditinggalkan Nabi SAW.

“Jadi pernah Nabi berpuasa penuh di bulan Rajab, tapi Nabi SAW juga pernah tidak berpuasa di bulan Rajab. Jadi gini semua amalan yang pernah dilakukan Nabi kemudian kadang ditinggalkan itulah amal sunnah,” sebutnya.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]