

inNalar.com – Kualifikasi Piala Dunia Zona Amerika kembali hadir lewat partai yang menampilkan Amerika Serikat vs Honduras pada Kamis, 3 Februari 2022 lusa. Pada laga tersebut kedua tim harus dipaksa bermain dibawah cuaca yang ekstrim hingga ada pemain yang mengalami hipotermia.
Laga yang berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan Amerika Serikat tersebut, juga memakan dua “korban” dari pihak Honduras. Kedua pemain tersebut mengalami hipotermia akibat suhu udara yang mencapai -17 derajat Celcius. Kiper Luis Lopez harus ditarik keluar pada babak pertama untuk menerima perawatan yang lebih lanjut.
Sedangkan Penyerang Romell Quito juga mengalami hal yang sama dengan sang Kiper, meskipun kondisinya tidak terlalu parah. Pada partai yang diselenggarakan di Stadion Allianz Field, Saint Paul, Minnesota, Amerika Serikat, Christian Pulisic dan kawan-kawan tampil dominan lewat tiga gol mereka yang disarangkan ke gawang Honduras.
Baca Juga: Gol Kovacic Ke Gawang Liverpool Dinobatkan Sebagai Premier League Goal of the Month Di Januari
Dibawah suhu ekstrim tersebut, Honduras harus menerima kekalahan lewat tiga gol yang dicetak oleh Weston McKennie di menit ke-8, Walker Zimmerman menit 37, serta ditutup oleh gol Christian Pulisic pada menit 67.
Suhu yang mencapai -17 derajat Celsius di Allianz Field tersebut, tercatat sebagai pertandingan dalam suhu terdingin yang dilakoni The Stars & Stripes dalam kurun 20 tahun terakhir.
Dalam pertandingan tersebut, pemain dari kedua tim dan para perangkat pertandingan, bahkan diizinkan mengenakan perlengkapan penghangat tubuh seperti snood (penutup rambut) dan penutup wajah. Hal ini dilakukan guna meminimalisir suhu dingin yang terus mendera.
Sedangkan untuk penonton sendiri juga disiapkan bangku berpemanas, 20.000 penghangat tangan gratis, dan tambahan makanan serta minuman panas. Pihak Allianz Field juga menggunakan perangkat penghangat yang dioperasikan dengan baterai.
Namun bagaimanapun, berada di bawah suhu ekstrem hingga 0 derajat, dengan hembusan angin dingin -10 sampai -15 derajat Celsius membuat siapapun orangnya akan merasa menggigil.
Bermain di bawah suhu dingin yang menyiksa tubuh, membuat pelatih Honduras, Hernan Dario Gomez merasa gundah. Protesnya kepada pihak penyelanggara pertandingan akan keputusan untuk tetap bermain dengan kondisi tersebut, kembali diungkapkannya setelah ada dua pemain Honduras yang tumbang karena Hipotermia.
Baca Juga: Berita Terbaru Seputar Premier League, Selengkapnya Cek Disini
Hal yang berbeda diutarakan oleh Pelatih Amerika, Gregg Berhalter. Menurutnya, sebagai tuan rumah pihaknya telah menyediakan semua fasilitas untuk membuat Timnas Honduras dan para perangkat pertandingan, tetap bisa bermain dalam kondisi tubuh yang tetap hangat.
Berhalter bahkan beralasan, bahwa anak asuhnya juga akan dirugikan ketika harus bermain di bawah suhu yang panas, dan kelembapan udara yang tinggi. Menurut Berhalter, hal tersebut juga akan membuat kinerja para pemainnya tak akan maksimal di lapangan.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi