5 Tradisi Valentine Unik di Penjuru Dunia, Ada yang Letakkan Daun Salam Dibawah Bantal [Edisi Eropa 2]

 

inNalar.com – Tanggal 14 Februari setiap tahunnya, diperingati sebagai hari Valentine oleh sejumlah orang di berbagai belahan dunia. Hari ketika orang-orang mengekspresikan kasih sayangnya untuk orang lain.

Hari Valentine yang memiliki akar pada tradisi masa Romawi Kuno dan hari untuk memperingati kematian pendeta penebar kasih, Santo Valentine. Di berbagai penjuru dunia khususnya Eropa, ekspresi budaya untuk merayakan Valentine sangat unik loh !

1. Berjalan Tanpa Alas Kaki (Slovenia)
Perayaan Valentine termasuk hari suci di Slovenia, kepercayaan setempat meyakini bahwa Valentine adalah waktunya tanaman dan bunga mulai tumbuh, para burung sedang “melamar” satu sama lain di hari tersebut.

Untuk menyaksikannya, orang-orang harus berjalan tanpa alas kaki melintasi lapangan yang biasanya masih beku.
Valentine juga menjadi patokan hari pertama untuk memulai berkebun anggur dan berladang.

Banyak juga yang memanfaatkan momen ini untuk melamar dan menikahi orang-orang yang mereka cintai pada tanggal 14 Februari.

Baca Juga: 5 Tradisi Valentine Unik Dari Seluruh Penjuru Dunia, Salah Satunya Harus Bangun Subuh [Edisi Eropa 1]

2. Bay Leaves dan Jack Valentine (Inggris)
Menjelang hari Valentine ada sebuah tradisi yang cukup unik di Inggris, para perempuan meletakkan bay leaves atau daun salam di bawah bantal mereka, masing-masing satu di setiap sudut dan satu di tengah. Tradisi ini dipercaya dapat membuat mereka memimpikan suami masa depannya ketika tidur.

Tradisi unik lainnya dilakukan di wilayah Norfolk, terdapat sebuah karakter yang dijuluki Jack Valentine. Ia adalah Sinterklasnya hari Valentine. Anak-anak sangat antusias menanti Jack Valentine mengetuk pintu mereka untuk membawakan permen dan hadiah.

Baca Juga: Tips Memilih Cokelat sebagai Hadiah Valentine untuk Pasangan

3. Ornamen Babi Simbol Valentine (Jerman)
Di Jerman, perayaan Valentine umumnya hanya dilakukan oleh orang dewasa, anak-anak dan remaja tidak terbiasa dengan tradisi hari tersebut.

Valentine identik dengan hati, namun dekorasi saat Valentine dekorasi di Jerman kebanyakan adalah gambar babi. Menurut kepercayaan orang Jerman, babi adalah simbol keberuntungan dan gairah.

Pasangan akan bertukar benda dan gambar-gambar babi, termasuk cokelat dan kue jahe berbentuk babi. Di atas kue jahe tersebut, pembuatnya menuliskan pesan-pesan romantis.

Baca Juga: Ide Merayakan Valentine di Rumah, Jomblo Juga Bisa Merayakan Kok

4. Berkumpul di Pinggir Jalan dan Permainan Topi (Skotlandia)
Di negara ini, Valentine dirayakan oleh semua generasi dari anak-anak hingga orang tua. Mereka menyambut hari kasih sayang ini dengan festival meriah. Semua lapisan masyarakat berkumpul di pinggir jalan, laki-laki dan perempuan berpasangan untuk bergembira bersama-sama.

Perayaan Hari Valentine di Skotlandia oleh sebagian warga dirayakan dengan melakukan permainan khas yang selalu. Mereka menuliskan namanya pada selembar kertas, kemudian dimasukan ke dalam dua topi, satu dengan menuliskan nama laki-laki, sisanya dengan nama perempuan.

5. Pesta Santo Dionysius (Spanyol)
Fstival cinta Spanyol dikenal dengan sebutan Pesta Santo Dionysius. Di Spanyol, Santo Dionysius dikenal sebagai dewa anggur yang kreatif, subur dan identik dengan musik Yunani.

Pada zaman Romawi, Santo Dionysius disebut dengan “Bacchus”. Pada festival ini, orang Spanyol akan merayakannya dengan makanan enak dan parade penuh warna.

Dari semua perayaan diatas mana yang menurutmu paling unik ?.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]