

inNalar.com – Di dalam hidup, seringkali kita harus mengalami perpisahan. Perpisahan pun tentu sesuatu yang tidak menyenangkan. Terlebih perpisahan kepada orang-orang tersayang. Namun jika itu demi kebahagiaan orang tersebut, bukankah perpisahan harus dilakukan?
Kira-kira begitulah makna yang ingin disampaikan oleh Wonpil Day6 di dalam lagu berjudul ‘Voiceless.’ Lagu tersebut merupakan lagu utama di dalam album solo barunya yang berjudul ‘Pilmography’ yang baru rilis tanggal 7 Februari 2022 ini.
Album ini merupakan persembahan Wonpil sebelum ia melaksanakan wajib militer.
Baca Juga: Sedang Asyik Berendam, Fabio Quartararo Disapa Seekor Kadal di Lombok
Lagu-lagu di dalamnya pun merefleksikan pengalaman dan perasaan Wonpil yang diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi para pendengar. Terutama di situasi tidak nyaman, seperti halnya perpisahan.
Di dalam video musik lagu Voiceless ini, Wonpil digambarkan sebagai Pangeran Eric yang berjumpa dengan Ariel yang merupakan seorang putri duyung. Semenjak perjumpaan tersebut, Pangeran Eric langsung jatuh hati kepada Ariel. Begitu pula sebaliknya.
Namun seiring waktu, ia kemudian menyadari bahwa mereka tidak mungkin bersatu. Kehidupan Ariel adalah di lautan, sedangkan ia di daratan. Jika tetap memaksakan untuk bersama, salah satu pihak harus berkorban.
Misalnya jika Ariel memilih hidup di daratan bersamanya, maka seperti dengan yang diceritakan, Ariel harus menukar suaranya dengan sepasang kaki.
Selain kehilangan suara, Ariel pun harus terpaksa berjalan dengan kedua kaki. Bukan lagi berenang bebas dengan ekornya.
Sementara Pangeran Eric tidak mungkin dapat hidup di lautan. Akhirnya perpisahan adalah jalan terbaik untuk keduanya.
Lagu yang berjudul Voiceless ini syarat akan makna. Bahkan mulai dari pemilihan judul serta jalan cerita di dalam video musik ini memiliki arti yang mendalam.
Baca Juga: Bikin Terharu, Member GFRIEND Berikan Dukungan untuk Debut VIVIZ
Pemilihan judul ‘Voiceless’ pada lagu ini seolah menggambarkan bahwa kata-kata perpisahan sulit untuk diucapkan. Sepanjang cerita di video musik ini pun, Pangeran Erik jarang mengucapkan sepatah kata. Ia lebih banyak mengekspresikan perasaan kehilangannya melalui tulisan.
Bahkan saat perpisahan pun tiba, ia hanya sedikit sekali berbicara dan akhirnya memandangi Ariel kembali ke laut.
Meski banyak hal yang ingin dikatakan, namun lidah seolah terasa kelu. Kata-kata tersebut akhirnya mengendap dan berlalu.
Penggambaran lagu ini dengan cerita ‘The Little Mermaid’ pun terasa pas untuk menggambarkan perpisahan dengan orang tersayang. Ditambah lagi alunan lagu, lirik, serta karakter suara Wonpil yang soft semakin membuat lagi ini terdengar emosional.
Pada akhirnya, perpisahan dan kehilangan adalah sesuatu yang sangat lekat di kehidupan kita. Meskipun awalnya tidak rela, namun atas dasar kebahagiaan, bukankah jalan perpisahan harus dilakukan?***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi