Keputusan Invasi Ada di Tangan Putin, Jake Sullivan Desak Warga AS Untuk Segera Tinggalkan Ukraina

inNalar.com – Jake Sullivan, Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat, dalam upaya melindungi warga Amerika Serikat di Ukraina mengingatkan bahaya atas potensi serangan dari Rusia yang bisa saja terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Peringatan akan bahaya tersebut juga disusul dengan perintah bagi warga Amerika Serikat di Ukraina untuk meninggalkan negara itu dalam 24-48 jam ke depan.

Situasi di Ukraina semakin mencekam dengan berkumpulnya 150.000 tentara Rusia di sekitaran negara tersebut.

Baca Juga: Suho leader EXO akan Pulang dari Wamil pada Perayaan Hari Valentine

Konflik antara Rusia dan Ukraina terkait klaim wilayah bisa saja meledak sewaktu-waktu dan pihak Amerika Serikat akan kesulitan mengevakuasi warganya dalam kondisi demikian.

Dilansir inNalar.com dari artikel PikiranRakyatCom berjudul “Situasi Mencekam, Intel NATO Sebut 150.000 Tentara Rusia Berkumpul di Sekitar Ukraina”

“Setiap orang Amerika di Ukraina harus pergi sesegera mungkin, dan dalam waktu 24 hingga 48 jam ke depan,” kata Jake Sullivan, dikutip dari Politico, Sabtu, 12 Februari 2022.

“Jika Anda tinggal (di Ukraina), Anda menanggung risiko tanpa jaminan bahwa akan ada kesempatan lain untuk pergi, dan tidak ada prospek evakuasi militer AS jika terjadi invasi Rusia,” kata dia.

Baca Juga: Tes Pramusim MotoGP di Sirkuit Mandalika Hari Pertama Selesai, Ini Hasil Lengkapnya

Sementara itu, Kepala Intelijen Norwegia (anggota NATO), Nils Andreas Stensønes, mengatakan Rusia sekarang menempatkan 150.000 tentara di sekitar Ukraina.
Stensønes mengatakan keputusan invasi saat ini ada di tangan Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Sekarang terserah Presiden Putin jika dia memilih untuk melakukannya. Sulit untuk mengatakan apakah itu mungkin atau tidak, karena sepenuhnya terserah presiden Rusia untuk membuat keputusan itu,” katanya, dikutip dari The Guardian.

Stensønes menambahkan Rusia memiliki semua yang dibutuhkan untuk melakukan serangan, termasuk invasi kecil di timur Ukraina. Badan-badan intelijen Barat sebagian besar setuju bahwa Putin sekarang telah menempatkan pasukan yang cukup untuk mencoba invasi.

Baca Juga: MUI Memberikan Sertifikasi Halal Untuk Vaksin Merah Putih, Simak Kandungan di Dalamnya

Sementara itu, Presiden AS Joe Biden dilaporkan telah memberi tahu rekan sekutu negara-negara NATO adanya potensi serangan Rusia ke Ukraina dalam beberapa hari ke depan.***(Julkifli Sinuhaji/PikiranRakyatCom)

 

Rekomendasi