

inNalar.com – Al Quran surah At Tin di ayat pertamanya terdapat sumpah Allah SWT dengan dua buah luar biasa dan penuh manfaat.
2 Buah tersebut yaitu tin dan zaitun, di mana yang pertama kandungannya berisi zat-zat mudah dicerna tubuh.
Sedangkan yang kedua yaitu buah zaitun memiliki kandungan minyak terbaik, dan dapat dijadikan bahan obat-obatan.
Baca Juga: Kelapa Sawit Digolongkan Sebagai Tanaman Kehutanan, KLHK Tegaskan Hal Berikut
Menurut salah satu pendapat ahli tafsir, penyebutan dua buah istimewa tersebut sebagai ungkapan lain untuk negeri Palestina.
Sebab kedua buah itu banyak didapati tumbuh di negeri Palestina. Pada terjemahan Bahasa Indonesia yang tersedia bisa diketahui kandungan selanjutnya.
Allah SWT masih bersumpah dengan bukit Sinai yang dahulu menjadi tempat bertemu, dan di ayat ke 3 demi Kota Mekah.
Semua sumpah Allah SWT yang dilakukan tersebut untuk menyampaikan bahwa sebenarnya manusia diciptakan dalam keadaan terbaik.
Dilansir inNalar.com dari Quran Kemenag Sabtu, 12 Februari 2022 surah At Tin ini lengkap dengan terjemahan Bahasa Indonesia.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَالتِّيْنِ وَالزَّيْتُوْنِۙ – ١
1. Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,
وَطُوْرِ سِيْنِيْنَۙ – ٢
2. demi gunung Sinai,
Baca Juga: Aturan Baru BPJS Ketenagakerjaan, JHT Baru Bisa Diambil Jika Usia Sudah 56 Tahun
وَهٰذَا الْبَلَدِ الْاَمِيْنِۙ – ٣
3. dan demi negeri (Mekah) yang aman ini.
لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْٓ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍۖ – ٤
4. Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,
ثُمَّ رَدَدْنٰهُ اَسْفَلَ سَافِلِيْنَۙ – ٥
5. kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya,
Baca Juga: Cara Mengubah Tanda Tangan pada KTP, Cukup Datang ke Dukcapil Setempat
اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَلَهُمْ اَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُوْنٍۗ – ٦
6. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan; maka mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya.
فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِالدِّيْنِۗ – ٧
7. Maka apa yang menyebabkan (mereka) mendustakanmu (tentang) hari pembalasan setelah (adanya keterangan-keterangan) itu?
اَلَيْسَ اللّٰهُ بِاَحْكَمِ الْحٰكِمِيْنَ ࣖ – ٨
8. Bukankah Allah hakim yang paling adil?.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi