Al Quran Surah Asy Syams Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia

inNalar.com – Al Quran surah Asy Syams mengandung sumpah Allah SWT dengan matahari dan cahayanya tentu ada tujuannya.

Tujuan dari sumpah Allah SWT dengan makhluknya tersebut, menunjukkan kesempurnaanNya dan keistimewaan ciptaanNya di dunia.

Allah Yang Maha Kuasa juga bersumpah di ayat selanjutnya dengan bulan, di mana mengiringinya dalam peredaran.

Baca Juga: Al Quran Surah Al Lail Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia

Pada terjemahan Bahasa Indonesia yang ada, bisa diketahui ada banyak sumpah yang Allah SWT sebut.

Sampai pada ayat selanjutnya, barulah maksud dari sumpah-sumpah tersebut terjawab bahwa dengan kisah kaum Tsamud.

Dilansir inNalar.com dari Quran Kemenag Sabtu, 12 Februari 2022 surah Asy Syams ini lengkap dengan terjemahan Bahasa Indonesia.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَالشَّمْسِ وَضُحٰىهَاۖ – ١

1. Demi matahari dan sinarnya pada pagi hari,

Baca Juga: Al Quran Surah Adh Dhuha Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia

وَالْقَمَرِ اِذَا تَلٰىهَاۖ – ٢

2. demi bulan apabila mengiringinya,

وَالنَّهَارِ اِذَا جَلّٰىهَاۖ – ٣

3. demi siang apabila menampakkannya,

وَالَّيْلِ اِذَا يَغْشٰىهَاۖ – ٤

4. demi malam apabila menutupinya (gelap gulita),

Baca Juga: Al Quran Surah Asy Syarh Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia

وَالسَّمَاۤءِ وَمَا بَنٰىهَاۖ – ٥

5. demi langit serta pembinaannya (yang menakjubkan),

وَالْاَرْضِ وَمَا طَحٰىهَاۖ – ٦

6. demi bumi serta penghamparannya,

وَنَفْسٍ وَّمَا سَوّٰىهَاۖ – ٧

7. demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)nya,

فَاَلْهَمَهَا فُجُوْرَهَا وَتَقْوٰىهَاۖ – ٨

8. maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya,

قَدْ اَفْلَحَ مَنْ زَكّٰىهَاۖ – ٩

9. sungguh beruntung orang yang mensucikannya (jiwa itu),

Baca Juga: Jadwal Sholat Tangerang dan Sekitarnya, Senin 14 Februari 2022 atau 13 Rajab 1443 Hijirah

وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسّٰىهَاۗ – ١٠

10. dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.

كَذَّبَتْ ثَمُوْدُ بِطَغْوٰىهَآ ۖ – ١١

11. (Kaum) tsamud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas (zalim),

اِذِ انْۢبَعَثَ اَشْقٰىهَاۖ – ١٢

12. ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka,

فَقَالَ لَهُمْ رَسُوْلُ اللّٰهِ نَاقَةَ اللّٰهِ وَسُقْيٰهَاۗ – ١٣

13. lalu Rasul Allah (Saleh) berkata kepada mereka, “(Biarkanlah) unta betina dari Allah ini dengan minumannya.”

فَكَذَّبُوْهُ فَعَقَرُوْهَاۖ فَدَمْدَمَ عَلَيْهِمْ رَبُّهُمْ بِذَنْۢبِهِمْ فَسَوّٰىهَاۖ – ١٤

14. Namun mereka mendustakannya dan menyembelihnya, karena itu Tuhan membinasakan mereka karena dosanya, lalu diratakan-Nya (dengan tanah),

وَلَا يَخَافُ عُقْبٰهَا ࣖ – ١٥

15. dan Dia tidak takut terhadap akibatnya.***

Rekomendasi