

inNalar.com – Al Quran surah Al Mutaffifin ayat 25 sampai 36 pertama terdapat kandungan gambaran nikmat surga, ada khamr yang baik.
Pada terjemahan Bahasa Indonesia yang ada bisa dibaca dan akan diketahui, khamr tersebut murni berbeda dengan yang ada di dunia.
Khamr atau minuman keras beralkohol yang ada di dunia saat ini, bau yang keluar dari bekas cairan sangat tidak baik.
Khamr yang ada di surga berbeda dan tidak bau tetapi seharum kasturi. Maka dalam 1 ayat yang sama ada anjurkan agar berlomba mendapatkannya.
Khamr surga bukanlah cairan fermentasi tetapi diambil dari sumber mata air sangat berkualitas, minuman orang-orang yang dekat dengan Allah SWT.
Dilansir inNalar.com dari Quran Kemenag Selasa, 15 Februari 2022 surah Al Muthaffifin ayat 25 sampai 36 ini lengkap dengan terjemahan Bahasa Indonesia.
يُسْقَوْنَ مِنْ رَّحِيْقٍ مَّخْتُوْمٍۙ – ٢٥
25. Mereka diberi minum dari khamar murni (tidak memabukkan) yang (tempatnya) masih dilak (disegel),
Baca Juga: Siwak Sangat Disukai Nabi Muhammad Saw, Terbukti Miliki Banyak Manfaat Bagi Kesehatan Mulut dan Gigi
خِتٰمُهٗ مِسْكٌ ۗوَفِيْ ذٰلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُوْنَۗ – ٢٦
26. laknya dari kasturi. Dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.
وَمِزَاجُهٗ مِنْ تَسْنِيْمٍۙ – ٢٧
27. Dan campurannya dari tasnim,
عَيْنًا يَّشْرَبُ بِهَا الْمُقَرَّبُوْنَۗ – ٢٨
28. (yaitu) mata air yang diminum oleh mereka yang dekat (kepada Allah).
اِنَّ الَّذِيْنَ اَجْرَمُوْا كَانُوْا مِنَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا يَضْحَكُوْنَۖ – ٢٩
29. Sesungguhnya orang-orang yang berdosa adalah mereka yang dahulu menertawakan orang-orang yang beriman.
وَاِذَا مَرُّوْا بِهِمْ يَتَغَامَزُوْنَۖ – ٣٠
30. Dan apabila mereka (orang-orang yang beriman) melintas di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya,
وَاِذَا انْقَلَبُوْٓا اِلٰٓى اَهْلِهِمُ انْقَلَبُوْا فَكِهِيْنَۖ – ٣١
31. dan apabila kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira ria.
وَاِذَا رَاَوْهُمْ قَالُوْٓا اِنَّ هٰٓؤُلَاۤءِ لَضَاۤلُّوْنَۙ – ٣٢
32. Dan apabila mereka melihat (orang-orang mukmin), mereka mengatakan, “Sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang sesat,”
وَمَآ اُرْسِلُوْا عَلَيْهِمْ حٰفِظِيْنَۗ – ٣٣
33. padahal (orang-orang yang berdosa itu), mereka tidak diutus sebagai penjaga (orang-orang mukmin).
فَالْيَوْمَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنَ الْكُفَّارِ يَضْحَكُوْنَۙ – ٣٤
34. Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman yang menertawakan orang-orang kafir,
عَلَى الْاَرَاۤىِٕكِ يَنْظُرُوْنَۗ – ٣٥
35. mereka (duduk) di atas dipan-dipan melepas pandangan.
هَلْ ثُوِّبَ الْكُفَّارُ مَا كَانُوْا يَفْعَلُوْنَ ࣖ – ٣٦
36. Apakah orang-orang kafir itu diberi balasan (hukuman) terhadap apa yang telah mereka perbuat?.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi