Memulai UMKM? Begini 5 Cara Mendapatkan Konsumen, Dijamin Daganganmu Laku Keras

inNalar.com – Mendapatkan konsumen atau pelanggan bagi para pelaku usaha merupakan bagian yang penting bahkan sangat krusial demi kelancaran bisnis.

Terlebih jika baru merintis usaha, konsumen menjadi kunci utama apakah Anda bisa melanjutkan bisnis ini atau tidak. Tingkat kesulitan untuk mendapatkan konsumen tiap pelaku bisnis juga tidak sama.

Ada hal-hal yang perlu diperhatikan jika Anda ingin lebih mudah untuk mendapatkan konsumen atau pelanggan, inNalar.com merangkumya sebagai berikut:

Baca Juga: Ramadhan 2022 atau 1443 Hijriah, Penentuan Awal Bulan Menurut Ustadz Adi Hidayat

1. Carilah teman
Memiliki teman bisa membuat kesempatan Anda terbuka lebar. Memiliki teman yang suportif bisa menyokong bisnis di awal mulai berjalan. Namun tidak selamanya kita dapat mengandalkan teman.
 
Meskipun begitu, memiliki banyak teman akan menguntungkan dalam hal mempromosikan produk Anda, apalagi jika teman Anda adalah sasaran pasar dari bisnis yang sedang Anda rintis.
 
2. Carilah komunitas
Mencari komunitas tergantung dari bidang bisnis yang Anda geluti. Contohnya jika Anda menjalankan bisnis di bidang kuliner, maka carilah komunitas kuliner di wilayah Anda. 
 
3. Fokus pada branding
Saat mulai merintis usaha, orang-orang belum mengetahui tentang bisnis yang Anda jalankan, apalagi nama brandnya. Brand dimaksudkan untuk melabeli produk yang kita jual.
 
 
Dengan fokus pada branding, kita memperkenalkan produk yang kita jual kepada calon konsumen sehingga brand dan produk kita akan lebih dikenali orang dan calon konsumen. Beberapa orang juga mencoba dengan menaikkan value dirinya di bidang bisnis yang dijalankan.
 
Contohnya, seorang pengusaha bernama Siti menjual roti yang diberi nama rotiku, ia meletakkan nama bisnisnya di belakang setiap nama belakang sosial medianya, Siti Rotiku. Sehingga orang yang tidak mengetahui tentang bisnis yang dijalankan Siti, akan mengetahuinya meski hanya sekilas. 
 
4. Aktifkan sosial media yang sesuai dengan penggunanya
 
Di era digital, menggaet calon konsumen sudah pasti ada yang dilakukan secara online. Sebelum itu, kita harus mengetahui target pasar dari bisnis yang dijalankan. Misalnya, target pasarnya adalah ibu-ibu.
 
Menurut algoritma media sosial, ibu-ibu lebih banyak yang aktif di facebook. Maka kita harus mengaktifkan facebook sebagai sarana promosi. 
 
5. Berjuang dan berdoa
Hal terakhir yang harus dilakukan adalah berjuang dan berdoa. Mencoba kembali berjuang dengan berjualan secara manual dimulai dari tempat yang mungkin untuk kita menjual produk kita. Berdoa agar kita terus diberi ilmu supaya jualan kita dapat terjual habis. 
 
Itulah lima hal mendasar yang perlu diperhatikan untuk menarik calon konsumen, pembeli, atau pelanggan. Semoga dapat membantu untuk kalian yang baru atau akan merintis usaha.*** 

 

Rekomendasi