

inNalar.com – Beberapa waktu yang lalu, Robinho, pesepakbola asal Brasil terbukti melakukan pemerkosaan terhadap seorang wanita.
Kejaksaan Italia bahkan telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk eks penyerang Real Madrid tersebut, setelah sebelumnya kasusnya sempat tertunda karena banding yang diajukan Robinho.
Kejaksaan Italia juga telah menggeluarkan surat yang berisi status Robinho sebagai Buronan Internasional, sekaligus permintaan ekstradisi kepada pemerintah Brasil.
Baca Juga: Contoh Teks Ceramah Singkat Ramadhan 2022 Hari Pertama, Tema Kegembiraan Akan Kehadiran Ramadhan
Sebelumnya, Robinho terbukti bersalah karena melakukan kejahatan seksual yang dilakukan bersama enam orang lainnya di salah satu klub malam kota Milan. Korbannya adalah wanita warga Albania berusia 22 tahun.
Selain Robinho, tidak sedikit pesepakbola yang pernah terjerat kasus hukum serius hingga didakwa oleh pengadilan karena berbagai macam kasus.
Berikut ini adalah beberapa nama pesepakbola yang pernah terjerat berbagai kasus hukum.
Bruno Fernandes de Souza
Penjaga gawang asal Brasil, Bruno Fernandes de Souza, telah dijatuhi hukuman 22 tahun penjara karena memerintahkan pembunuhan terhadap sang pacar, Eliza Samudio pada tahun 2010.
Baca Juga: Jarang Diketahui, Ternyata Dorce Gamalama Pernah Mendapat Gelar Kehormatan dari Keraton Solo
Mantan kapten Flamengo ini dinyatakan bersalah oleh juri di pengadilan.
Dia dihukum karena menyembunyikan tubuh sang model, memotongnya menjadi potongan-potongan kecil dan memberikannya kepada anjing-anjing. Dia juga dihukum lebih lanjut atas tuduhan penculikan putranya.
Namun, Bruno secara mengejutkan dibebaskan pada Februari 2019 sambil menunggu banding.
Baca Juga: Hikayat Sepak Bola Indonesia: ‘Nasab’ Olahraga si Kulit Bundar di Nusantara
Yang lebih memalukan adalah fakta bahwa klub kasta kedua Liga Brasil, Boa Esporte segera memberikan kontrak profesional kepada penjaga gawang tersebut.
Alexandre Villaplane
Villaplane adalah seorang gelandang yang bahkan pernah menjadi kapten Timnas Prancis di Piala Dunia 1930. Namun Villaplane juga merupakan kolaborator Nazi yang melakukan kejahatan perang keji dan telah secara langsung membunuh lebih dari 50 orang selama hidupnya.
Pria Prancis kelahiran Aljazair itu bermain di musim perdana Ligue 1, tetapi segera ditangkap karena korupsi dan terlibat dalam skandal pengaturan pacuan kuda.
Namun, pada tahun 1944, kehidupan Villaplane berubah jauh lebih gelap ketika ia menjadi kepala Brigade Afrika Utara.
Baca Juga: J-HOPE BTS Ulang Tahun, Dapat Kado Sikat Toilet Berlapis Emas Mewah Senilai Rp4 Juta
Brigade Afrika adalah organisasi kriminal yang bekerja sama dengan Nazi Jerman dalam kegiatan anti-perlawanan.
Villaplane akhirnya dikenang karena kekejaman dan kebrutalannya, setelah memerintahkan 53 orang untuk dieksekusi di Mussidan.
Alexandre Villaplane kemudian ditangkap pada tahun 1944, mantan kapten Prancis itu dijatuhi hukuman mati dan dieksekusi pada 26 Desember 1944 oleh regu tembak.
Karim Benzema
Striker Timnas Prancis dan Real Madrid, Karim Benzema, telah dinyatakan bersalah dan berkonspirasi untuk memeras sesama pemain sepak bola Prancis dengan rekaman seks.
Seorang hakim memberi Benzema hukuman penjara yang ditangguhkan selama satu tahun dan memerintahkannya untuk membayar denda €75.000 atau sekitar Rp…..
Striker 33 tahun tersebut, adalah satu dari lima orang yang diadili atas upaya memeras Mathieu Valbuena, rekannya yang pernah di Timnas Prancis.
Skandal itu telah mengejutkan komunitas sepak bola di Prancis dan kedua pemain tersebut bahkankehilangan tempat di tim nasional.
Baca Juga: Kata Fahri Hamzah soal Direksi BUMN Sering Gelar Rapat dengan DPR RI: Lebih Banyak Mudaratnya
Kasus ini bermula pada Juni 2015, ketika kedua pesepakbola itu berada di kamp pelatihan Prancis. Di kamp, Benzema menekan Valbuena untuk membayar para pemeras, yang telah bersekongkol dengannya untuk bertindak sebagai perantara, kata jaksa.
Gylfi Sigurdsson
Seorang pesepakbola Premier League dikabarkan telah ditangkap atas dugaan pelanggaran seks anak pada 16 Juli 2021 lalu. Pesepakbola yang dimaksud adalah anggota klub papan atas Liga Utama Inggris Everton, dan telah diskors oleh klub dalam rangka menunggu penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Terlahir Sebagai Laki-laki, Ini Alasan Dorce Gamalama Mengubah Dirinya Menjadi Perempuan
Everton bahkan telah mengeluarkan pernyataan tentang hal tersebut, membenarkan bahwa klub telah menangguhkan pemain utama mereka.
Menurut laporan Mbl.is, pemain yang ditangkap adalah Gylfi Sigurdsson, yang juga bermain untuk tim nasional Islandia.
Laporan lain oleh surat kabar Studin Islandia, menyatakan bahwa beberapa surat kabar Inggris telah melaporkan penangkapan sebelumnya tanpa menyebut nama Gylfi.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi