Ingin Puasa di Bulan Ramadhan 2022 Tapi Lupa Niat dan Sahur, Bagaimana Solusinya? Berikut Jawaban Buya Yahya

inNalar.com – Buya Yahya mendapat pertanyaan seputar puasa Ramadhan, terkait kejadian lupa membaca niat dan makan sahur.

Kedua hal tersebut bisa saja terjadi, bisa saja karena kelupaan dan ketiduran setelah shalat tarawih atau tadarus.

Buya Yahya kemudian mengutip dari mazhab Syafi’i dan jumhur ulama dari pengikut Imam Malik serta Hambali.

Baca Juga: Kunci Jawaban Tematik Tema 7 Kelas 5 SD atau MI Halaman 169 170 171 172 Subtema 3 Pembelajaran 2

Siapapun yang tidak berniat di malam hari dan juga tidak sahur maka puasanya tidak sah, walaupun ada pendapat lain.

Seperti Mufti Mekah terdahulu yaitu Sayyid Alawi Assegaf menulis dalam mukadimah tarsihnya mengingatkan untuk orang awam.

“Kita perlu memberikan fatwa yang paling sesuai dengan keadaan mereka,” jelas Buya Yahya seperti dikutip inNalar.com dari video yang diunggah di kanal YouTube Al-Bahjah TV pada 3 Juni 2019.

Baca Juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 7 Kelas 5 SD atau MI Halaman 163 164 Subtema 3 Pembelajaran 2

Jika kasus yang terjadi adalah benar-benar lupa dan tidak main-main, bisa karena kesibukan yang akhirnya lupa.

Kemudian tidak sempat berniat dan sahur juga terlewat, maka lanjutkan saja puasanya dengan mengikuti Imam Abu Hanifah.

Mazhab Imam Abu Hanifah memperkenankan untuk berniat puasa Ramadhan di pagi hari, dan itu disebutkan di Kitab Fathul Mu’in.

Baca Juga: Kunci Jawaban Tematik Tema 7 Kelas 5 SD/MI Halaman 161, Faktor Pendukung dan Penghambat Pembangunan Nasional

Menurut Buya Yahya, orang awam perlu dihargai dalam hal semacam ini, dan jangan dibilang puasanya tidak sah.

Perlu digaris bawahi dalam hal ini adalah catatan tidak boleh main-main, misalnya ketika malam waktunya luang.

Kemudian berkata ingin berniat besok pagi saja, padahal tidak ada kesibukan maka ini tidak diperbolehkan.

Baca Juga: Sebelum Ramadhan 2022, Simak Tips Anti Stres Bagi Ibu Rumah Tangga yang Pasti Sibuk Jalani Bulan Ini

Kemudian catatan kedua yaitu syaratnya belum melakukan apapun di pagi hari yang berpotensi membatalkan puasa.

Lalu bagaimana jika ada orang yang lupa niat dan sahur lalu terlanjur makan atau minum di pagi hari Ramadhan?.

Buya Yahya menjawab bahwa hal itu tidak dibenarkan, tetapi tetap orang tersebut harus imsak atau menjaga diri layaknya orang puasa.

Baca Juga: Kunci Jawaban Tematik Tema 7 Kelas 5 SD/MI Halaman 169 170 171 172 Subtema 3 Pembelajaran 2

Tetapi diwajibkan kepadanya ketika di luar bulan Ramadhan, untuk mengqadha atau mengganti puasa yang ditinggalkannya tersebut.***

Rekomendasi