

inNalar.com – Presiden Rusia Vladimir Putin mengerahkan pasukannya untuk invasi skala penuh ke beberapa kota di penjuru Ukraina.
Bahkan, Vladimir Putin sudah mengumumkan secara resmi “operasi militer khusus” di Ukraina timur dalam pertemuan dengan Dewan Keamanan PBB.
Dilansir inNalar.com dari Aljazeera, Putin mengatakan dia telah memberikan persetujuan untuk “operasi militer khusus” di wilayah Donbas Ukraina.
Baca Juga: Rusia Invasi Skala Penuh, Vladimir Putin Peringatkan Militer Ukraina untuk Tidak Macam-Macam
Laporan langsung di Kyiv, ibu kota Ukraina mengatakan ada suara ledakan keras dan aliran listrik telah diputus sepenuhnya.
Ledakan juga mengguncang kota Donetsk di Ukraina timur yang memisahkan diri dan pesawat sipil diperingatkan, sementara ada laporan tentang pendaratan angkatan laut di Odessa di Mariupol.
“Putin baru saja meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina,” tulis menteri luar negeri Ukraina Dmytro Kuleba di Twitter.
Baca Juga: Rusia Tembakkan Rudal ke Ukraina: Suara Sirine, Tembakan Hingga Ledakan Bersahutan di Kyiv
“Kota-kota Ukraina yang damai sedang diserang. Ini adalah perang agresi. Ukraina akan mempertahankan diri dan akan menang. Dunia dapat dan harus menghentikan Putin. Waktunya untuk bertindak adalah sekarang,” imbuhnya.
Presiden Volodomyr Zelanskyy membuat pidato nasional singkat untuk mengatakan bahwa dia mengumumkan, bahwa Ukraina sekarang statusnya darurat nasional.
Di sisi lain, Sekjen PBB Antonio Guterres mengutuk tindakan Rusia, ia mengatakan, “Atas nama kemanusiaan, bawa pasukan Anda kembali ke Rusia,” katanya. “Atas nama kemanusiaan, jangan biarkan perang dimulai di Eropa yang bisa menjadi perang terburuk sejak awal abad dengan konsekuensi tidak hanya menghancurkan Ukraina, tidak hanya tragis bagi Federasi Rusia tetapi dengan dampak yang bahkan tidak dapat diramalkan.”***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi