

inNalar.com – Kota Vasylkiv yang berada di barat daya Ibu Kota Ukraina, terkena tembakan Rudal yang dilancarkan oleh Rusia.
Akibatnya, sebuah kilang minyak di Vasylkiv terbakar. Hal ini disampaikan oleh sang Walikoyta, Natalia Balasinovich.
“Musuh (Rusia) ingin menghancurkan segala sesuatu di sekitarnya,” ujarnya, dikutip inNalar.com dari aljazeera pada Minggu, 27 Februari 2022.
Federasi Rusia juga telah meledakkan pipa gas alam yang berlokasi di Kota Kharkiv, Ukraina.
Kepulan asap yang membentuk seperti jamur terlihat jelas dalam video yang beredar di media sosial.
Sehari sebelumnya, pantauan di Kiev melaporkan ada pertempuran aktif antara militer Ukraina dan Rusia.
Sebagai informasi, PBB mengatakan sedikitnya 240 korban sipil, dengan rincian 64 orang dinyatakan tewas sejak hari pertama pertempuran Rusia dan Ukraina.
Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) juga menginformasikan bahwa kerusakan sejumlah infrastruktur di Ukraina membuat ratusan ribu orang kehilangan akses listrik dan air.
Menanggapi ketegangan yang terjadi di Ukraina, Jerman berjanji akan memasok Ukraina dengan 1.00 senjata anti tank dan 500 rudal guna mempertahankan kemerdekaannya.
Baca Juga: Final Carabao Cup 2022 akan Mempertemukan Liverpool vs Chelsea Malam Ini, Berikut Prediksinya
“Invasi Rusia ke Ukraina menandai titik balik. Adalah tugas kami untuk melakukan yang terbaik untuk mendukung Ukraina dalam mempertahankan diri melawan tentara invasi Putin,” kata Kanselir Jerman, Olaf Scholz.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyambut baik bantuan dari Jerman tersebut.
“Jerman baru saja mengumumkan penyediaan peluncur granat anti-tank dan rudal Stinger ke Ukraina. Tetap semangat, Kanselir Olaf Scholz!” ujar Volodymyr Zelensky.
Tak hanya itu, Belanda juga akan mengirimkan bantuan berupa 50 senjata anti tank dan 400 buah roket.
Belanda dan Jerman bersama-sama akan mempertimbangkan untuk mengirim pasukan khusus dan mengamankan langit Ukraina dari gempuran Rusia.
Lebih lanjut, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken mengumumkan bahwa Washington akan memberikan dana senilai 350 juta dollar untuk memperkuat pertahanan Ukraina.
“Ini akan mencakup bantuan pertahanan mematikan lebih lanjut untuk membantu Ukraina mengatasi ancaman lapis baja, udara, dan lainnya yang sekarang dihadapinya,” ungkapnya.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi