

inNalar.com – Wantimpres Arifin Panigoro telah meninggal dunia pada hari Minggu, 27 Februari 2022 waktu Amerika Serikat.
Tidak diketahui apa penyebab kematian, yang pasti pengusaha nasional tersebut sedang dalam perawatan di Rochester USA.
Arifin Panigoro pernah mendapat penghargaan tingkat nasional yaitu Bintang Mahaputra, sehingga diperkirakan akan dimakamkan di TMP.
Baca Juga: Majapahit, Kerajaan Penghasil Kitab Sastra Terbanyak, Kenali 16 Kitab Karya Pujangga-pujangganya
Perlu waktu dua hari perjalanan jenazah dari Amerika ke Indonesia. Selain sebagai Wantimpres dirinya juga aktif di berbagai organisasi.
Arifin Panigoro selama ini juga dikenal sebagai penggemar sepak bola, dan juga ketua STPI (Stop Tuberculosis Partnership Indonesia).
Dirangkum inNalar.com dari berbagai sumber pada Senin, 28 Februari 2022 berikut profil singkat Wantimpres Arifin Panigoro yang meninggal di Amerika.
Baca Juga: Mengulik Kegiatan Pariwisata Masa Kolonial, Ternyata Sudah Dikenal Biro Perjalanan Wisata
Pria yang juga dikenal sebagai ‘ raja minyak’ ini ternyata lahir di Kota Bandung pada tanggal 14 Maret 1945.
Arifin Panigoro merupakan alumni jurusan teknik elektro ITB, yang kemudian melanjutkan S2 di The European Institute of Business, Fontainebleau Prancis.
Pada bulan Januari 2010, salah satu anggota Wantimpres ini mendapat gelar kehormatan (doktor honoris causa) dari ITB juga.
Baca Juga: Perang Rusia dan Ukraina Disebut Pakar Hukum Internasional dapat Berhenti Asalkan Satu Hal Ini
Pidato ilmiah yang disampaikan Arifin Panigoro waktu itu adalah ‘Kuasai Teknologi, Bangun Ekonomi, Tegakkan Martabat Bangsa’.
Pada bidang ekonomi dan bisnis, Arifin Panigoro ternyata memulai dari hal yang sangat dasar yaitu jasa instalasi listrik rumah ke rumah.
Pelan namun pasti bisnisnya berkembang dan setelah dirinya selesai kuliah mendirikan MEDCO yang melayani pemasangan pipa.
Baca Juga: Wajib Dikomsumsi Ketika Sahur, Simak 6 Manfaat Buah Kurma, Salah Satunya Sumber Energi
Tahun 1992 MEDCO berhasil mengakuisisi perusahaan Tesoro di Kalimantan Timur dan Stanvac Indonesia yang awalnya milik asing.
Arifin Panigoro sebenarnya juga politikus dari PDIP, bahkan sempat menjadi anggota DPR RI dan menjabat ketua fraksi pada tahun 2000-2002.
Anggota Wantimpres ini juga sangat akrab di dunia sepak bola, sebab pernah menggelar Liga Primer Indonesia di luar kompetisi yang diurus PSSI.
Arifin Panigoro wafat di usia 76 tahun, walaupun terlahir di Bandung dirinya memiliki darah daerah timur yaitu Gorontalo.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi