

inNalar.com – Liverpool memenangkan trofi Piala Carabao setelah mengalahkan Chelsea 11-10 dalam adu penalti yang luar biasa di Wembley. Pertandingan yang digelar pada Minggu, 27 Februari 2022 pukul 23.30 WIB, harus berakhir tanpa gol di waktu normal. Setelah kemudian berlanjut hingga babak adu penalti.
Sebanyak 21 tendangan penalti dari kedua tim, semuanya berhasil dikonversi menjadi gol. Hingga pada akhirnya penjaga gawang Chelsea, Kepa Arrizabalaga, yang dimasukkan pada akhir perpanjangan waktu, melakukan tendangan penalti yang melambung di atas mistar. Ini sekaligus menjadi momen kemenangan The Reds di partai final tersebut.
Sejatinya, pertandingan tersebut seperti menjadi kisah pertarungan antara dua kiper, Caiomhin Kelleher dan Edouard Mendy. Keduanya sukses melakukan serangkaian penyelamatan luar biasa untuk menjaga skor tetap 0-0 di waktu normal. Permainan menyerang dari kedua tim, dengan aksi mengesankan dari kedua pemain mereka, Kai Havertz dan Luis Diaz, juga jadikan laga tersebut berjalan cukup sengit.
Christian Pulisic dan Mason Mount melewatkan peluang bagus di babak pertama untuk The Blues, sementara Mendy melakukan reaksi penyelamatan yang menakjubkan terhadap tendangan Sadio Mane. Di lain pihak, Liverpool sempat akan memimpin di babak kedua lewat aksi bek mereka, Joel Matip. Namun gol Matip dianulir VAR karena dianggap telah offside terlebih dahulu.
Chelsea bahkan memiliki tiga gol yang juga dianulir karena offside, dua gol Havertz, dan satu gol Romelu Lukaku. Caiomhin Kelleher, yang harus menggantikan peran Alisson di bawah mistar gawang Liverpool, juga tampil sangat luar biasa dengan penyelamatan-penyelamatannya. Terlepas dari semua peluang yang didapatkan kedua tim di waktu normal, pertandingan kemudian harus berlanjut ke adu penalti.
Thomas Tuchel sempat membawa Kepa menjadi pahlawan setelah sengaja dimasukan untuk mengganti Mendy di babak penalty. Ini nyaris sama seperti saat The Blues memenangkan Piala Super atas Villarreal di awal musim ini. Namun pada akhirnya, Kepa jugalah yang membuat Chelsea harus menutup kansnya untuk menjuarai Piala Carabao musim ini.
Baca Juga: Kata Joe Biden ‘Perang Dunia Ketiga’ Jadi Alternatif Sanksi untuk Rusia dan Vladimir Putin
Pada babak adul penalty, baik Kelleher ataupun Kepa sama-sama tampil mengesankan dengan beberapa penyelamatan mereka. Keduanya bahkan sempat berhadap-hadapan dalam adu penalti, setelah semua penendang penalti dari kedua tim sukses menjalankan tugasnya. Kelleher yang mendapatkan giliran sebagai penendang ke-11 The Reds, sukses menjebol gawang Kepa.
Aksi head-to-head antara kedua penjaga gawang di kotak penalti, berlanjut ketika Kepa mendapat giliran sebagai penendang ke-11 untuk The Blues. Namun pada akhirnya, Kepa tak seberuntung Kelleher, tendangan kiper asal Spanyol tersebut melambung tinggi diatas mistar Kelleher. Adu penalti dimenangkan oleh The Reds dengan skor 11-10.
Chelsea sendiri telah memperpanjang rekor buruk mereka di Wembley, The Blues kalah 10 kali dari 11 pertandingan terakhir mereka di Piala FA, Piala Carabao, dan Community Shield. Sementara Jurgen Klopp meraih kemenangan piala domestik pertamanya sebagai bos Liverpool, setelah kehilangan kesempatan di final Piala Carabao 2016/17 versus Manchester City.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi