5 Tantangan Menjadi Seorang Content Writer, Nggak Menulis Ya Nggak Dapat Cuan

inNalar.com – Pekerjaan menjadi content writer adalah profesi yang banyak dicari saat ini. Kebutuhan manusia akan informasi yang update dan cepat menjadi salah satu alasan kenapa content writer itu sangat dibutuhkan. Selain bisa menulis dengan cepat, keabsahan berita atau artikel yang ditulis juga menjadi sebuah perhitungan. 

Karena banyak dicari, tentu kesulitan yang dihadapi pun cukup kompleks. Seorang content writer dituntut untuk menyuguhkan berita yang informatif, aktual, no hoax, dan tentunya kredibel. Apalagi jika yang ditulis termasuk tema yang sedang tren, maka kemampuan seorang content writer akan benar-benar diuji saat itu.

Melihat fenomena yang demikian, inNalar.com tertarik untuk membahas tantangan apa saja yang harus dihadapi oleh seorang content writer. Mari disimak!

Baca Juga: 10 Kutipan dari Overheard Jakarta, Ada yang Bikin Malu sampai Senyum-senyum Sendiri

1. Selalu berjibaku dengan SEO

Apalah artinya sebuah artikel atau berita tanpa adanya SEO? Buat yang belum tahu, SEO adalah proses yang dilakukan secara sistematis yang tujuannya untuk mengoptimasi sebuah website agar mendapat ranking teratas di pencarian Google.

Misalnya, berita yang sedang tren saat ini adalah tentang invasi Rusia kepada Ukraina. Maka Anda harus membuat konten seputar Rusia dan Ukraina dengan berbagai pendekatan. Dengan menerapkan teknik SEO, konten yang Anda tulis berpotensi ditemukan di Google.

2. Kejar-kejaran dengan deadline

Karena harus banyak menulis tentang hal yang sedang tren, maka durasi menjadi sangat penting. Sesuatu yang sedang tren pasti akan terbatas oleh waktu. Maka, kecepatan menulis sangat dibutuhkan. Di sinilah tantangan bagi content writer di mana ia harus mampu membuat artikel dengan cepat dan sesuai dengan fakta.

Baca Juga: [Cerpen] Tabir

3. Tidak boleh sembarangan mengutip sumber

Tidak semua sumber berita boleh dikutip seenaknya meski pun kita sudah mencantumkan credit. Ini sebenarnya berhubungan dengan copyright. Ada beberapa media yang memperbolehkan artikelnya dikutip dengan mencantumkan sumber, namun ada juga yang tidak memperbolehkan. Jika ketahuan mengutip tanpa izin, bisa fatal akibatnya.

4. Mencari gambar yang sesuai

Dalam mencari gambar yang berhubungan dengan artikel juga ada aturannya. Tidak semua gambar yang kita temukan di Google boleh dipergunakan. Lagi-lagi ini berhubungan dengan hak cipta. Sebagai solusi, ada beberapa situs untuk download gambar secara gratis dan tidak dikenakan hak cipta asalkan mencantumkan sumbernya seperti Pexels dan Pixabay.

5. Jumlah pembaca

Jumlah viewers dan share sangat berpengaruh pada jumlah penghasilan content writer tersebut. Semakin banyak jumlah pembaca dan jumlah share artikelnya, maka pundi-pundi uang yang dihasilkan pun akan bertambah. Maka dari itu, rajin-rajinlah mempromosikan artikelmu agar menjangkau pembaca secara luas.

Baca Juga: [Cerpen] Camilla

Semoga beberapa poin tadi membuat bara api semangat para content writer semakin membara. Bukan tidak mungkin pekerjaan menjad content writer bisa menghasilkan cuan yang melimpah jika dkerjakan dengan serius. 

Terus semangat menulis, Content Writer!***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]