Jadi Sasaran Ghibah? Ini yang Harus Dilakukan agar Dapat Pahala Menurut Ustadz Adi Hidayat

inNalar.com – Ustadz Adi Hidayat (UAH) berikan tips jitu untuk mengatasi orang yang sering mengghibah tentang diri kita.

Ghibah adalah salah satu perbuatan tercela yang sering bahkan semua orang pernah melakukan dan mengalami hal tersebut.

Semua orang mulai dari kalangan, kyai, orang miskin, apalagi yang sering berbuat kesalahan, pernah dijadikan sebagai bahan pembicaraan orang lain.

Baca Juga: UAS Sebutkan Urutan Tingkatan Rezeki di Dunia: Ada Terendah, Terbaik, dan Paling Utama

Oleh karenanya, jika tidak ingin dijadikan bahan omongan orang lain, maka yang harus kita tanamkan pada diri adalah berusaha untuk menghindari perbuatan buruk tersebut.

Sebagaimana dilansir inNalar.com dari video ceramah Ustadz Adi Hidayat di kanal Youtube Hijrah Islami Channel diunggah pada 9 April 2019, tentang cara menghindari Ghibah.

UAH mengatakan, sebuah keburukan jangan sampai dibalas dengan hal serupa, melainkan harus berusaha membalas dengan cara yang baik.

Lebih jelasnya, seseorang akan mendapatkan sebuah pahala kebaikan dari orang lain yang telah berbuat jelek kepadanya.

“Jika ada seseorang yang berbuat dholim kepada anda, maka kaidahnya langsung mengatakan kebaikan orang itu pindah kepada anda,” kata UAH.

Baca Juga: Al Quran Surah Al Qiyamah Ayat 30 Sampai 40 Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia

Akan tetapi jika orang yang telah melakukan kezaliman tersebut tidak mempunyai pahala, kata UAH melanjutkan, keburukan kita akan dipindahkan kepada orang itu.

“Kalau dia gak punya kebaikan gak punya pahala, maka keburukan anda akan ditransfer pada dia,” sambungnya.

Bahkan, sebelum orang tersebut membeberkan keburukan, pahalanya seketika langsung berpindah kepada seseorang yang didholiminya.

Dengan demikian, jangan sampai kebiasaan Ghibah menjadikan hilangnya pahala yang telah kita peroleh sebab hal sepele tersebut.***

Rekomendasi