Hari Raya Nyepi 2022, Pemerintah Akan Matikan Jaringan Internet, Ini Alasannya

inNalar.com – Hari Raya Nyepi tahun ini dilakukan tanpa adanya jaringan internet lagi, seperti yang telah dilakukan sejak tahun 2018.

Hal ini sesuai dengan Surat Pemprov Bali No. 003/2959/IKP/D.KOMINFOS perihal Pemberhentian Data Seluler Pada Saat Nyepi Tahun Saka 1944 yang disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi.

Keputusan ini diperkuat dengan SE Menteri Komunikasi dan Informatika RI Nomor 2 Tahun 2022 serta Surat Seruan Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Bali Tahun 2022.

Baca Juga: Peringati Nyepi, Ketahui Sejarah Berdirinya Kerajaan Bali sebagai Rumah Terbesar bagi Umat Hindu Indonesia

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Pemerintah Provinsi Bali, Gede Pramana, juga menyampaikan bahwa seluruh layanan data seluler dan Internet Protocol Television (IPTV) akan dimatikan saat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1944, yang jatuh pada 3 Maret 2022 mendatang.

Dimatikannya layanan data seluler dan IPTV di wilayah Bali dimaksudkan agar Hari Raya Nyepi fokus dirayakan bersama dengan keluarga tanpa adanya gangguan, serta fokus melakukan Catur Brata Penyepian.

Layanan data seluler dan IPTV akan dimatikan selama 24 jam penuh, dari hari Kamis, 3 Maret 2022 jam 06.00 WITA hingga 4 Maret 2022.

Meskipun begitu, layanan wifi masih dapat diakses, terutama pada objek vital dan untuk kepentingan umum seperti rumah sakit, pemadam kebakaran, dan sejenisnya.

Baca Juga: Kalender Saka Caitradi dan Lontar Sundarigama, Dua Acuan Umat Hindu Melakukan Nyepi

Selain wifi, layanan telepon, dan SMS tetap dapat digunakan selama Hari Raya Nyepi. Hal itu bertujuan untuk memudahkan masyarakat jika saat Nyepi berlangsung perlu mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan.

Untuk mengantisipasi terhadap permasalahan yang mungkin terjadi, Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Denpasar tetap melaksanakan pengawasan selama pelaksanaan Hari Raya Nyepi.***

Rekomendasi