Atas Nama Minimalisme, Lakukan 5 Tips Ini agar Rumah Lebih Lapang dan Pikiran Tak Jenuh


inNalar.com
– Minimalisme adalah salah satu gaya hidup yang sedang ngetren beberapa waktu belakangan. Orang-orang mulai menjadi minimalis sebab ia diyakini dapat membuat pikiran lebih tenang dan jernih.

Pikiran tenang dan jernih, lahir dari ruangan yang lapang dan tidak menjenuhkan. 
 
Kejenuhan akibat kebanyakan barang memang wajar belaka sebab kepemilikan terhadap barang seringkali mengikat pikiran kita. Tanpa disadari, barang mengekang emosi kita. Tanpa barang A atau B, pikiran kita tidak bahagia. Begitu kondisi mental kebanyakan orang saat ini.
 
 
Sebagai solusinya, minimalisme menawarkan untuk memiliki barang-barang yang dibutuhkan belaka. Barang yang sudah tidak terpakai dan tidak berguna, bisa dibuang. 
 
Pikiran jernih, rumah pun lebih lapang.
 
Tapi bagaimana bila rumah kita sudah overload, terlalu banyak barang? Bagaimana cara memulai merapikan rumah dan menerapkan prinsip minimalisme?
 
 
Sebagian dari Anda mungkin merasa itu tak mudah. Karenanya, inNalar.com memberi tips yang dirangkum dari berbagai sumber buat Anda terapkan.
 
1. Siapkan Pikiran dan Mental
 
Hal ini terlihat sederhana, tapi justru paling penting. Sebabnya, merapikan dan membuang barang yang tak perlu tidak hanya menguras tenaga, tapi juga emosi.
 
Kadang-kadang, kita juga kesulitan untuk memilah mana barang yang dibutuhkan dan mana yang tidak.
 
 
Sekadar saran, untuk menentukannya, Anda bisa memulai dari mengingat-ingat. Sortir barang berdasarkan waktu terakhir kali ia terpakai. Bila tidak terpakai dalam waktu lama, ia bisa dimasukkan dalam daftar barang yang harus dibuang.
 
2. Lakukan secara bertahap
 
Jangan merapikan rumah sekaligus. Anda mesti memulainya secara bertahap. Dari sebuah area di ruangan, kemudian ke area lain di ruangan yang sama, sampai semuanya selesai. Baru setelah itu, Anda bisa mencoba merapikan ruangan yang lain.
 
Bila ia terlalu melelahkan untuk dilakukan dalam waktu satu hari, cobala untuk mengambil jeda. Ingat, menerapkan gaya hidup minimalisme pada kali pertama tak hanya mengeluarkan tenaga, tapi juga menguras emosi.
 
 
3. Untuk barang dekorasi, pilihlah yang paling bernilai
 
Bisa saja Anda ingin meninggalkan sebagian barang untuk sekadar dekorasi, meski ia tak berguna-berguna amat.
 
Hal ini boleh saja, tapi ingat, barang yang dipakai untuk dekorasi jangan terlalu banyak. Sortir barang dekorasi dari yang paling bernilai bagi Anda.
 
4. Nikmati hasilnya
 
Setelah berpayah merapikan dan membuang barang, mungkin Anda merasa kelelahan.
 
 
Dalam kondisi tersebut, cobalah menikmati hasil pekerjaan Anda demi melakukan gaya hidup minimalisme. Ruangan Anda kini terasa lapang dan pikiran Anda tak lagi terdistraksi oleh barang-barang yang tidak perlu.
 
5. Jangan membeli barang yang tidak pelru
 
Ini tahap terakhir sekaligus akan terus berlanjut selama Anda berkomitmen menerapkan gaya hidup minimalisme.
 
Setelah Anda merapikan dan membuang barang yang tidak perlu, berkomitmenlah untuk tidak membeli barang baru yang tidak berguna. Tanamkan rasa cukup dengan barang-barang yang Anda miliki saat ini.***

Rekomendasi