Profil Bambang Susantono, Orang yang akan Dilantik Presiden Jokowi Sebagai Kepala Otorita IKN


inNalar.com
– Baru-baru ini Sekretariat Kabinet Republik Indonesia (Setkab RI) mengumumkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik Kepala dan Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) pada Kamis 10 Maret 2022 sore WIB.
 
Hal tersebut disampaikan oleh Heru, Kepala Sekretariat Presiden. Ia mengumumkan bahwa Bambang Susantono akan diangkat menjadi Kepala Otorita IKN sementara Dhany Rahajoe sebagai wakilnya.
 
Seperti apa sosok Bambang Susantono yang bakal dilantik itu?
 
 
Bambang Susantono adalah sosok yang familiar dalam pengembangan infrastruktur dan transportasi Indonesia selama ini. 
 
Sebelumnya, ia pernah menjadi Pelaksana tugas (Plt) Menteri Perhubungan menggantikan Evert Ernest Mangindaan yang terpilih menjadi DPR RI 2014-2019.
 
Sebelum itu juga, pada tahun 2009, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Perhubungan pada masa pemerintahan periode kedua Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia bertugas membantu Menteri Perhubungan kala itu.
 
 
Penunjukan Bambang menjadi Wakil Menteri dikukuhkan sementara ia menjabat sebagai Deputi Menko Perekonomian Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah periode 2007-2010.
 
Jauh sebelum menjabat di pemerintahan, Bambang Susantono memang terkenal sebagai pakar infrastruktur. 
 
Awal pergulatan Bamban Susantono dalam bidang infrastruktur barangkali ditaja ketika ia berkuliah di Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung pada tahun 1987.
 
 
Tak berhenti sampai situ, ia bahkan meneruskan perjalanan studinya di Universitas California, Berkeley, di bidang tata kota dan wilayah. Ia lulus dari sana pada tahun 1996.
 
Ia lantas meraih gelar MSCE di bidang tersebut pada tahun 1998. Ia juga meraih gelar doktor di bidang perencanaan infrastruktur pada universitas yang sama di tahun 2000.
 
Pada tahun 2004 hingga 2010, Bambang Susanto juga pernah menjabat di Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI).
 
 
MTI sendiri merupakan organisasi profesi yang terdiri dari pakar, praktisi, birokrat dan akademisi yang berkutat pada pembangunan transportasi nasional.
 
Di atas semua pencapaian itu, Bambang Susanto diklaim memiliki peran penting dalam Asian Development Bank.
 
Kepakarannya pada bidang infrastruktur dan transportasi dapat dilihat dalam berbagai karyanya.
 
 
Bambang Susantono, misalnya, menulis buku Manajemen Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah (2012) yang menjadi panduan sekaligus terobosan pembangunan nasional.
 
Selain itu, ia juga menulis berbagai buku dengan judul; Strategi dalam Penataan Ruang dan Pengembangan Wilayah (2009), 1001 Wajah Transportasi Kita (2009), Transportasi dan Investasi; Tantangan dan Perspektif Multidimensi (2013), Revolusi Transportasi (2014), dan Infrastructure and Regional Development in Indonesia (2015).
 
Bambang Susantono lahir pada 4 November 1963, Yogyakarta.***

Rekomendasi