Presiden Rusia Vladimir Putin Tercengang dengan Keberanian Rakyat Indonesia, Kok Bisa? Begini Alasannya


inNalar.com
– Invasi yang dilakukan oleh Rusia kepada negara Ukraina beberapa hari yang lalu telah membuat masyarakat penjuru dunia ramai memperbincangkannya.

Pernyataan tersebut menurut seorang pakar dari Jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran (Unpad), Dina Yulianti Sulaeman.

Ia menyebutkan, masyarakat Indonesia saat ini banyak yang penasaran dan ingin mendalami masalah global kedua negara tersebut.

Baca Juga: BTS Sampaikan Pesan Mengharukan untuk ARMY di Konser PTD On Stage Seoul 2022

Bahkan, tak sedikit dari berbagai kalangan di Indonesia yang mendukung tindakan presiden Putin terkait penyerangan Ukraina.

“Ketika semua pemimpin dunia lainnya tetap diam tentang intervensi Amerika di seluruh dunia, Putin berdiri sendiri dalam oposisi yang kuat. Banyak dari kita bersyukur bahwa seseorang seperti dia ada,” kata Dina Sulaeman kepada SCMP, dikutip inNalar.com dari Pikiran-Rakyat.

Dina Sulaeman yang juga Direktur Pusat Studi Timur Tengah Indonesia, menjelaskan ada alasan lain mengapa umat Islam Indonesia mendukung Rusia dalam invasi di Ukraina.

Baca Juga: Profil Dokter Sunardi Teroris yang Ditembak Mati Densus 88, Ternyata Punya Sejumlah Prestasi

“Banyak yang percaya pada Hadits Nabi bahwa menjelang akhir zaman, sebuah negara yang dikenal sebagai Rum, yang biasanya diartikan sebagai Rusia, akan bergabung dengan umat Islam untuk melawan musuh besar,” katanya.

Dina Sulaeman menjelaskan Ukraina merupakan ‘Suriah Lain’ yang telah direkayasa Barat untuk mengadu kelompok yang berbeda di dalam negeri dan saling bermusuhan.

Sementara itu, Radityo Dharmaputra, kandidat doktor dalam ilmu politik di Institut Studi Politik Johan Skytte, Universitas Tartu, Estonia, mengatakan Rusia telah berusaha untuk meningkatkan citranya dalam hubungannya dengan dunia Muslim setelah berakhirnya Perang Chechnya Kedua pada tahun 2000.

Baca Juga: Perkembangan Kasus Doni Salmanan Tersangka Penipuan Trading Quotex , Polri Sudah Periksa 26 Saksi dan 8 Ahli

Radityo mengatakan Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov memiliki daya tarik yang besar di kalangan Muslim Indonesia. Komentar Kadyrov diliput di media berbahasa Indonesia dan dia dipandang sebagai ikon Muslim.

“Ada persepsi bahwa Putin lebih pro-Islam daripada AS, meskipun ada noda yang diingat oleh generasi yang lebih tua ketika Rusia menginvasi Chechnya dan ketika Uni Soviet melakukan hal yang sama ke Afghanistan,” katanya.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]