4 Amalan Sunah yang Dianjurkan Saat Malam Nifsu Sya’ban, Sayang Jikalau Dilewatkan


inNalar.com
– Malam Nisfu Syaban 2022 atau 1443 Hijirah merupakan salah satu malam penuh barokah bagi umat Islam. Ada empat amalan yang dapat dilakukan oleh seluruh umat Islam pada saat malam Nisfu Syaban.

Malam Nisfu Sya’ban sendiri memiliki banyak keistimewaan, ada hadits yang menyatakan keutamaan malam nisfu Sya’ban bahwa di dalam malam tersebut akan ada banyak pengampunan terhadap dosa-dosa hamba-Nya.

Sebagaimana Hadist Rosulullah SAW dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu‘anhu, dari Nabi shallallahu‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

Baca Juga: Ahli Ekspresi Terkesan Lihat Sikap Tenang Doni Salmanan saat Konferensi Pers Kasus Dugaan Penipuan Investasi

يَطَّلِعُ اللَّهُ إِلَى جَمِيعِ خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ

Allah mendatangi seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya’ban. Dia pun mengampuni seluruh makhluk kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.”

Berikut inNalar.com dilansir dari Berbagai Sumber sajikan 4 amalan sunah di malam nifsu sya’ban, simak dibawah ini;

1. Membaca Yasin Sebanyak 3 Kali

Membaca surat Yasin pada malam Nishfu Sya’ban setelah Maghrib merupakan hasil ijtihad sebagian ulama.

Diantara keistimewaan pada Surah Yasin, sebagaimana menurut sebagian Ulama adalah dibaca pada saat malam Nisfu Sya’ban sebanyak 3 kali, bacaan Surah Yasin yang pertama di niatkan untuk meminta panjang umur, bacaan yasin kedua diniatkan terhindar dari segala bencana, dan bacaan Surah Yasin ketiga diniatkan agar tidak bergantung kepada orang lain. (Fathu al-Malik al-Majíd, 19).

Baca Juga: Punya Pacar Tukang Ngutang, Pertanda Terjebak Toxic Financialship?

2. Memperbanyak Sholat Sunnah di Malam Nifsu Sya’ban

Melaksanakan amalan pada saat malam Nisfu Sya’ban, sebagian ulama menganjurkan memperbanyak shalat sunah pada malam tersbut. Ibnu Taimiyah ketika ditanya mengenai shalat sunah pada malam Nisfu Sya’ban, beliau rahimahullah menjawab;

Jika seseorang shalat pada malam nisfu sya’ban sendiri atau di jama’ah yang khusus sebagaimana yang dilakukan oleh sebagian salaf, maka itu suatu hal yang baik.

3. Membaca Al-Qur’an

Dalam riwayat Ibnu Rajab, Anas RA berkata, bahwa umat Muslim yang memasuki bulan Sya’ban mengambil Al-quran dan membacanya. Hal ini dikatakan karena ada beberapa sahabat Nabi yang menganggap bulan ini adalah bulannya Al-quran. Jadi memperbanyak bacaan Al-Qur’an itu suatu hal yang baik.

Baca Juga: Buntut Kasus Penipuan Doni Salmanan, Rizky Febian Resmi Dipanggil Bareskrim Polri Usai Terima Rp400 Juta

4. Membaca Doa Malam Nifsu Sya’ban

Menurut riwayat, amalan manusia diangkat di bulan Sya’ban ini. Oleh karena hal ini, penting sekali untuk memperbanyak doa memohon rahmat dan ampunan kepada Allah SWT.

Ibnu Mas’ud berkata: “Tidak seorang pun berdoa dengan beberapa doa berikut kecuali Allah akan melapangkan hidup baginya”. (Riwayat Ibnu Abi Syaibah, Al-Mushannaf 7/85).

Setelah selesai mengerjakan sholat wajib atau shalat sunah dianjurkan untuk membaca Doa Nishfu Syaban ini. Simak doanya dibawah ini;

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِاَللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْهِ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا ذَا الطَّوْلِ وَالْإِنْعَامِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللاَّجِيْنَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الْخَائِفِيْنَ اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبتَنِيْ عِندَكَ فِيْ أُمِّ الْكِتَابِ شَقِيًّا أَو مَحرُوْمًا أَوْ مُقَتَّرًا عَلَيَّ فِي الرِّزقِ فَامْحُ مِنْ أُمِّ الْكِتَابِ شَقَاوَتِيْ وَحِرمَانِيْ وَتَقْتِيْرَ رِزْقِيْ وَأَثْبِتْنِيْ عِنْدَكَ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِيْ كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى نَبيِّكَ الْمُرْسَلِ يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاء وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَاب. إِلَهِيْ بالتَّجَلِّي الْأَعْظَمِ فِيْ لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمِ الَّتِيْ يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيْمٍ وَ يُبْرَمُ اِكْشِفْ عَنِّيْ مِنَ الْبَلَاءِ مَا أَعلَمُ وَمَا لَا أَعْلَمُ فَاغْفِرْ لِيْ مَا أَنْتَ بِهِ أَعلَمُاَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنْ أَعْظَمِ عِبَادِكَ حَظًّا وَنَصِيْبًا فِيْ كُلِّ شَيْءٍ قَسَمْتَهُ فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ نُوْرٍ تَهْدِي بِهِ، أَوْ رَحْمَةٍ تَنْشُرُهَا، أَوْ رِزْقٍ تَبْسُطُهُ، أَوْ فَضْلٍ تَقْسِمُهُ عَلَى عِبَادِكَ الْمُؤْمِنِيْنَ، يَا اَللهُ يَا اَللهُ يَا اَللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ.اَللَّهُمَّ هَبْ لِيْ قَلْبًا تَقِيًّا نَقِيًّا مِنَ الشِّرْكِ بَرِيًّا، لَا كَافِرًا وَلَا شَقِيًّا، وَقَلْبًا سَلِيْمًا خَاشِعًا ضَارِعًا. اَللَّهُمَّ امْلأْ قَلْبِيْ بِنُوْرِكَ وَأَنْوَارِ مُشَاهَدَتِكَ وَجَمَالِكَ وَكَمَالِكَ وَمَحَبَّتِكَ وَعِصْمَتِكَ وَقُدْرَتِكَ وَعِلْمِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Baca Juga: Profil Reza Arap, Streamer Game yang Disawer Doni Salmanan Senilai Rp1 M dan Kini Dipanggil Bareskrim

Artinya: “Ya Allah Tuhanku pemilik nikmat, tiada ada yang bisa memberi nikmat atas-MU. Ya Allah pemilik kebesaran dan kemuliaan. Ya Allah Tuhanku pemilik kekayaan dan pemberi nikmat. Tidak ada yang patut disembah hanya Engkau. Engkaulah tempat bersandar. Engkaulah tempat berlindung dan pada Engkau pula tempat yang aman bagi orang-orang yang ketakutan. Ya Allah Tuhanku, jika sekiranya Engkau telah menulis dalam buku besarmu bahwa aku adalah orang yang tidak celak, atau terhalang dari nikmatmu, atau orang yang dijauhkan, atau orang yang disempitkan dalam mendapat rizki, maka aku memohon dengan karuniamu, semoga kiranya Engkau pindahkan aku kedalam golongan orang-orang yang berbahagia, mendapat keluasan rizki serta diberi petunjuk kepada kebajikan. Sesungguhnya Engkau telah berkata dalam kitabmu yang telah diturunkan kepada Nabi yang telah Engkau utus, dan perkataanmu adalah benar, yang berbunyi: Allah mengubah dan menetapkan apa-apa yang dikehendakiNya dan padaNya sumber kitab. Ya Allah, dengan tajalli yang Mahabesar pada malam Nisfu Sya’ban yang mulia ini, Engkau tetapkan dan Engkau ubah sesuatunya, maka aku memohon semoga kiranya aku dijauhkan dari bala bencana, baik yang aku ketahui atau yang tidak aku ketahui, Engkaulah yang Mahamengetahui segala sesuatu yang tersembunyi. Dan aku selalu mengharap limpahan rahmatmu ya Allah Tuhan yang Maha Pengasih”.***

 

 

 

 

Rekomendasi