

inNalar.com – Salah satu bahan kebutuhan pokok masyarakat Indonesia yakni minyak goreng, akhir-akhir ini menjadi pembicaraan karena langka dan harganya yang terus melonjak.
Di beberapa supermarket, harganya bahkan ada yang mencapai Rp. 50 ribu per 2 liternya. Saking langka dan mahalnya, antrian orang yang membeli minyak goreng terlihat mengular di beberapa tempat.
Tidak hanya di supermarket namun di minimarket dan warung-warung kecil, minyak goreng sudah sulit untuk didapatkan. Hal ini sudah pasti membuat para ibu rumah tangga menjerit.
Baca Juga: Penimbun Minyak Goreng Bisa Dikenakan Sanksi Penjara Maksimal 7 Tahun dan Denda Maksimal 100 Miliar
Namun kelangkaan minyak goreng tersebut tiba-tiba berubah drastis. Dalam sebuah postingan yang diunggah oleh akun Instagram @memomedsos, stok minyak goreng di supermarket Kabupaten Bandung Barat (KBB) justru melimpah usai Harga Ecer Tertinggi (HET) dicabut.
Sebelumnya, HET minyak goreng adalah sekitar Rp13.500 – Rp14.000 per liter. Kebijakan ini ternyata membuat stok minyak goreng menjadi langka. Kini aturan tersebut dicabut dan kembali ke harga yang mahal.
Masih dari unggahan akun Instagram @memomedsos, salah satu warga Padalarang mengeluhkan harga minyak goreng yang mahal meskipun stok banyak tersedia di pasaran.
“Kemarin-kemarin sempet langka karena harganya Rp. 28 ribu untuk kemasan 2 liter. Sekarang banyak tapi harganya mahal,” ungkap Elin di salah satu supermarket di kawasan Padalarang.
Postingan akun Instagram @memomedsos tersebut juga banyak dikomentari oleh warganet. Beberapa komentarnya adalah sebagai berikut:
“Inilah kenapa negara kt bakal terus jadi negara berkembang bukan negara maju, masyarakatnya masih latah, sulit utk jujur dan suka ambil kesempatan dlm kesempitan,” ujar akun @tiadewi21
Baca Juga: Ini Daftar Pembalap dan Tim Moto3 Mandalika 2022, Simak Selengkapnya di Sini
“Manusia apapun dihalalkan buat kaya , monopoli barang sangat merugikan masyarakat kecil seperti kami,” komentar akun @futt085
“Lah nimbun gimana wkwk, udah beli stok minyak di harga tinggi, tiba” Pemerintah ngeluarin HET 14&28rb ya otomatis harus nunggu subsidi nya cair baru bisa di jual itu minyak, kalo langsung dikeluarin sesuai HET tanpa nunggu subsidi ya bangkrut wkwk,” ujar akun @vernandanur_
“Berarti pas di timbun udah tau donk harganya bakalan naik makanya ga di keluarin dulu stocknya cuannya sampe 2x lipat,” tutur @nyonyagalihr
Sebagai masyarakat Indonesia, kita hanya bisa berdoa agar harga minyak goreng kembali bisa dijangkau masyarakat.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi