Sejengkal dari Kota Malang, Ada Dunia Dongeng di Kampung Paling Unik se-Jawa Timur


i
nNalar.com – Malang tidak hanya terkenal dengan apel saja, kita juga dapat menemukan kampung dengan pemandangan yang beda dan unik di Jawa Timur.

Kenali Desa Warna-Warni Jodipan yang unik dengan pemandangan seperti dunia dongeng.

Kampung Warna-Warni Jodipan diresmikan pada 4 September 2016 oleh Ir. H. Mochamad Anton yang saat itu menjabat sebagai Walikota Malang.

Baca Juga: Sleep Call Tak Selamanya Romantis, Ada Efek Buruk yang Bisa Menghantui Kesehatan Anda

Pada awalnya, kawasan Jodipan adalah wilayah kumuh. Dan konsep mengubah wajah Jodipan yang awalnya kumuh menjadi warna-warni dicetuskan oleh mahasiswa jurusan Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang.

Kelompok mahasiswa tersebut kemudian menggaet perusahaat cat untuk melakukan kegiatan CSR (Corporate Social Responsibilities).

Berawal dari praktikum mata kuliah Public Ralation, yang pada akhirnya mendirikan Guys Pro yang berhasil merealisasikan Kampung Warna-Warni Jodipan.

Baca Juga: Pecinta Telur Harus Tahu Ini! Ternyata Jiwa Labilmu Bisa Terungkap dari Cara Memasaknya

Lokasi sendiri tidak begitu jauh dari pusat kota pendidikannya Jawa Timur ini, yakni hanya berjarak 3,2 km melewati Alun-alun kota Malang. 

Jarak tempuhnya akan lebih singkat lagi jika berangkat dari Stasiun Malang.

Atau bisa langsung mencarinya via google map dengan mencantumkan alamat Jalan Ir H Juanda Nomor 9 RT 9 RW 2, Jodipan, Kecamatan Blimbing.

Sesampainya di Kampung Warna-Warni Jodipan, pemandangan rumah dengan beraneka ragam warna akan menyambut wisatawan.

Baca Juga: Kampung di Pelosok Tasikmalaya, Jawa Barat Ini Suasananya bak Hidup di Zaman Baheula

tidak hanya tembok saja, namun bagian atap juga di cat dengan beragam warna. Hal ini tentu menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Hal yang umum dilakukan ketika sampai di desa Paling unik se-Jawa Timur ini tentu saja berfoto.

Berikut beberapa spot foto menarik yang ada di Kampung cantiknya Malang ini.

Baca Juga: Penampakan Desa Unik di Pesisir Danau Toba, Sumatera Utara Ini Mirip Pedesaan New Zealand

Pertama, Jembatan Kaca Ngalam yang menghubungkan Desa Jodipan dengan Desa Tridi dengan panjang 25 meter dan tinggi 8 meter.

Kedua, Kampung Tridi yang memiliki lukisan unik hasil karya warga.

Ketiga, Tangga warna-warni yang terletak di pinggiran sungai Brantas.

Baca Juga: 1 Jam dari Toraja Utara, Desa di Pelosok Sulawesi Selatan Ini Miliki Benda Kuno Menggantung Selama 500 Tahun

Keempat, Dinding berwana yang memiliki beragam variasi warna.

Biaya tiket masuk juga sangat terjangkau. Per satu orang hanya dikenakan tarif 5000 rupiah. Sedangkan bagi wisatawan yang membawa kendaraan, akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp 2.000 untuk roda dua dan Rp 5.000 untuk roda empat.

Sedangkan untuk jam operasional dibuka pada pukul 7 pagi hingga 5 sore.

Baca Juga: Punya Kucing atau Anjing? Intip Kepribadian si Pemilik Dilihat dari Hewan Peliharaannya

Perlu diingat, Kampung Warna-Warni Jodipan adalah wisata outdoor. Maka baiknya sebelum berkunjung melakukan beberapa persiapan.

Hal yan perlu disiapkan seperti membawa sunscreen jika tidak ingin kulit terbakar matahari. Serta membawa payung untuk berjaga-jaga akan turun hujan.

Serta mengenakan alas kaki yang nyaman karena ada beberapa tangga dan jembatan yang menjadi spot foto menarik.*** (Muhammad Arif)

 

Rekomendasi