

inNalar.com – Pesawat Boeing 737 milik China Eastern Airlines mengalami kecelakaan di daerah pegunungan Tengxian Country, kota Wuzhou, wilayah Guangxi.
Pesawat yang membawa 132 penumpang tersebut sedianya akan melakukan penerbangan dari kota Kunming menuju GuangZhou.
Jatuhnya pesawat Boeing 737 tersebut ternyata sudah diramalkan oleh pria indigo bernama Madhiro Eiji.
Melalui postingan dalam akun instargam pribadinya @madhiroeiji, yang diunggah 13 Maret 2022 silam. Ia memperlihatkan visualisasi pesawat dengan tiga gumpalan awan dibawahnya.
Madhiro Eiji menambahkan keterangan, “Tetiba pagi ini melihat puzzle ini. Puzzle awal, puzzle 1, case L. Vision Timestamp: 13 Maret 2022 jam 09.54 WIB”, tulisnya dalam caption.
Sebelumnya, penglihatannya itu sudah ia ungkapkan kepada salah satu rekannya, dalam sebuah percakapan di WhatsApp. Pertanda itu sebenarnya sudah datang sejak jauh hari, yakni 14 Januari 2021.
“China Airlines”, ketik Madhiro Eiji.
“Napa China Air, kok bs blg Chiina Airlines,” jawab temannya.
“Gak tau pek, dtg aja,” ungkap Madhiro Eiji, masih di dalam chatt WhatsApp tersebut.
Setahun yang lalu di Januari 2021, Madhiro Eiji menggambarkan visualisasi pesawat jatuh, tepat 4 hari sebelum jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di Kepulauan Seribu.
Baca Juga: Hikmah Ramadhan 2022: Tiga Tingkatan Derajat Orang yang Berpuasa Menurut Imam Ghazali
Kemudian lima hari setelah kejadian Sriwijaya, Eiji pun kembali mendapat puzzle dgn kata “China Airlines” yang disampaikan nya kepada salah satu temannya melalui Chat Whatsapp.
Tetapi waktu itu dia mengurungkan niatnya untuk memposting puzzle tersebut, karena dinilai akan bersinggungan dengan brand tertentu.
13 Maret 2022, Eiji mendapat puzzle pesawat lagi, dan hari ini 21 Maret 2022 tragedi pesawat China Eastern terjadi.
Ramalan Madhiro Eiji yang akurat tidak hanya tentang pesawat saja.
Sebelumnya, ia sempat memprediksi soal tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala, erupsi Gunung Merapi di Jawa dan banjir bandang di Deli Serdang.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi