

inNalar.com – Sebentar lagi umat islam akan menjalani ibadah puasa ramadhan 2022 atau 1443 Hijriyah, tak lain merupakan momen yang sangat dinantikan semua orang.
1. Makna Puasa
Puasa secara bahasa adalah الإمساك atau menahan. Sedangkan menurut istilah yaitu ibadah kepada Allah SWT dengan cara niat menahan diri dari makan, minum, serta hal-hal yang menyebabkan batalnya puasa.
Adapun batasannya mulai dari terbitnya fajar kedua sampai terbenamnya matahari dengan memperhatikan syarat dan ketentuan dari puasa.
Tujuan dari puasa tak lain yaitu, sebagai sarana membersihkan diri dari berbagai hal yang bersifat duniawi.
Selain itu, puasa merupakan kewajiban dari Allah untuk hambanya. Bagi siapa yang mengerjakan maka akan mendapat pahala, sebaliknya yang meninggalkan bakal memperoleh siksa.
2. Hikmah Puasa Ramadhan
Sebab dengan melakukan kewajiban tersebut, berarti muslim sudah menjalankan apa yang telah di perintah dan menjauhi perkara yang dilarang Allah SWT/
Berpuasa tak hanya menahan diri dari makan dan minum saja, tapi harapan dari ibadah tersebut adalah bisa mengontrol diri dari perbuatan-perbuatan jelek.
Sehingga, untuk membuat ibadah puasa bulan ramadhan kali ini, usahakan perbanyak amalan-amalan yang bisa mendatangkan pundi-pundi pahala.
Hikmah yang ketiga dari berpuasa yaitu sebagai sarana untuk memberikan sistem pencernaan dalam tubuh.
Kemudian, selain pencernaan, ibadah puasa juga bisa mengeluarkan seluruh kotoran bahkan zat-zat berbahaya di dalam tubuh.
Tak hanya itu, keadaan rohani juga akan lebih jernih, sebab dalam satu bulan penuh muslim dilatih meninggalkan hal-hal yang bersifat duniawi.
Hikmah yang keempat ini jarang orang sadari, banyak yang menganggap remeh tentang hikmah dari ibadah puasa.
Karena sifat tamak merupakan perkara yang dibenci oleh Allah SWT, sehingga dengan melakukan puasa, seorang muslim berarti sudah menghindari perilaku jelek tersebut.
Banyak riwayat yang kita ketahui bahwa setan akan dibelenggu oleh Allah SWT ketika di bulan ramadhan.
Sehingga hal tersebut akan memudahkan kita sebagai hamba untuk terus memperbanyak ibadah, mulai dari yang wajib maupun sunah.
Alhasil, Allah SWT akan lebih mencintai kita semua dengan melakukan salah satu perkara yang diwajibkan oleh-Nya.***