

inNalar.com – Nuzulul Quran merupakan peristiwa dimana kitab suci umat Islam, Al Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai wahyu.
Peristiwa Nuzulul Quran terjadi pada tanggal 17 Ramadhan dan berlokasi di Gua Hira pada tahun ke-41 dari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Mengacu pada hasil sidang isbat 2022 Kementerian Agama yang menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1443 H jatuh pada Minggu, 3 April 2022.
Dengan demikian, tahun ini Nuzulul Quran diperingati pada Senin, 19 April 2022 atau 17 Ramadhan 1443 Hijriah.
Sejarah Nuzulul Quran
Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya Al-Quran sebagai wahyu kepada Nabi Muhammad SAW. Dan surah yang pertama kali diwahyukan adalah Surat Al Alaq (ayat 1-5). Lalu, Allah SWT kembali menurun wahyu tiga tahun setelahnya melalui Surat An Nashr.
Allah SWT menurunkan Al-Quran di Madinah dan Makkah. Itulah mengapa, surat-surat dalam Al-qur’an terbagi dua golongan, yaitu golongan surat Makkiyah dan golongan surat Madaniyah.
Baca Juga: Ustadz Adi Hidayat Ungkap Syarat Wajib Puasa Ramadhan, Begini Penjelasannya
Masa turunnya ayat Al-Quran golongan Makkiyah berlangsung 9 tahun, dan golongan surat Madaniyah berlangsung 10 tahun. Proses turun Al-Qur’an tersebut, Nabi Muhammad SAW sekaligus menjamin eksistensi Agama Islam.
Sebagian ulama berbeda pendapat mengenai waktu turunnya Al Quran. Ada yang mengatakan pada hari ke-17 Ramadhan, sebagian menyebutkan pada tanggal 24 Ramadhan.
Pendapat yang mengatakan Nuzulul Quran terjadi pada tanggal 17 Ramadhan didasarkan dari hadits berikut.
عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَال : مَا أَشُكُّ وَلاَ أَمْتَرِي أَنَّهَا لَيْلَةُ سَبْعَ عَشْرَةَ مِنْ رَمَضَانَ لَيْلَةَ أُنْزِل الْقُرْآنُ
Baca Juga: Niat Sholat Subuh Lengkap Disertai Doa Qunut agar Raih Pahala Berlipat di Bulan Ramadhan 2022
Dari Zaid bin Arqam radhiyallahu anhu berkata, ”Aku tidak ragu bahwa malam 17 Ramadhan adalah malam turunnya Al-Quran.” (HR. Ath-Thabrani dan Abu Syaibah)
Keutamaan Nuzulul Al Quran
Keutamaan Nuzulul Quran untuk memperoleh keberkahan dari Allah SWT, mengharapkan Diampuni segala Dosanya, mendapat pahala berlipat-lipat.
Untuk mendapat keberkahan, ampunan dan pahala ada amalan yang diamalkan pada malam Nuzulul Quran sebagai wujud peringatan atas peristiwa maha agung dan mulia tersebut.
Menurut sebagian para ulama amalan pertama dan utama adalah membaca Al-Quran, memperbanyak baca Al-Quran, sehingga mendapatkan pahala dan kemuliaan yang berlimpah. Amalan berikutnya melakukan Itikaf, yaitu berdiam diri di masjid, sesuai ketentuan I’tikaf seraya membaca Al-qur’an, berdzikir, berdoa, dan melaksanakan shalat malam, seperti shalat sunat Tahajud, shalat hajat, dll.
Memperbanyak shalat malam adalah amalan baik yang diamalkan pada malam Nuzulul Quran, selanjut memperbanyak do’a sesuai hajat adalah juga bagian dari amalan pada malam Nuzulul Quran.
Peristiwa Nuzulul Quran juga identik dengan malam lailatul qadar, amal kebajikan yang dikerjakan semalam berbanding dengan seribu bulan.
Bahkan sebagian ulama berpandangan malam Nuzulul Quran itulah malam lailatul qadar atau malam lailatul qadar itulah Al-Quran diturunkan pertama kali sehingga disebut malam Lailatul Qadar malam kemuliaan melampaui seribu bulan lamanya bagi suatu amal kebaikan.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi