Pengertian Lailatul Qadar dan Nuzulul Quran di Bulan Ramadhan, Berikut Ciri-Cirinya Menurut Nabi SAW

inNalar.com – Malam Lailatul Qadar dan Nuzulul Quran adalah dua peristiwa yang istimewa, sehingga kedatangannya sangat dinantikan umat Islam di bulan Ramadhan.

Bukan tanpa alasan, Lailatul Qadar dan Nuzulul Quran merupakan waktu dimana Allah SWT akan memberikan ampunan serta kemuliaan bagi hamba-Nya pada kedua malam tersebut.

Selain itu, Lailatul Qadar dan Nuzulul Quran hanya ada di bulan Ramadhan saja. Sehingga hal itulah yang menjadikan keduanya semakin istimewa.

Baca Juga: BEM SI Tak Jadi Serbu Istana, Demo Jokowi 11 April Pindah Lokasi ke Gedung DPR RI, Ini 6 Tuntutan Mahasiswa

Untuk lebih jelasnya, simak pengertian dari kedua malam istimewa tersebut sebagaimana dikutip inNalar.com dari artikel Berita DIY berjudul “Lailatul Qadar dan Nuzulul Quran Adalah Apa? Ini Perbedaan dan Kapan Jadwal 2 Peristiwa Itu di Ramadhan 2022“.

Pada malam Lailatul Qadar, dikatakan bahwa Allah SWT menyiapkan waktu tersebut untuk mengampuni segala dosa umat-Nya dan akan memberikan pahala yang sangat besar.

Saking utamanya, Lailatul Qodar sampai disebut sebagai malam mulia dan keutamaannya seperti 1.000 bulan. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al-Quran surat Al-Qodr ayat 3 berikut ini:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Artinya: “Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan.” (Al-Qadr ayat 3)

Baca Juga: SEDANG BERLANGSUNG, Ini Link Live Streaming MotoGP Amerika 2022 Siaran Langsung di Trans7

Nabi Muhammad SAW juga pernah mengatakan tentang kapan malam Lailatul Qadar, yakni pada tanggal ganjil di Ramadhan, sebagaimana beliau bersabda:

“Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadan,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Adapun pengertian Nuzulul Quran secara istilah adalah proses mengukuhkan Al-Quran dengan cara yang dikehendaki oleh Allah SWT, sehingga diketahui oleh malaikat lalu disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2022 Gratis, Pemerintah Sudah Siapkan 270 Bus, Berikut Cara Pendaftarannya

Dan dalam penurunan kalam Allah itu pertama secara langsung di langit dunia, kemudian kepada Nabi Muhammad SAW dengan bertahap.

Hadis Riwayat Ibnu ‘Abbas

اُنْزَلَ اْلقُرْأنَ جُمْلَةً وَاحِدَةً اِىلَ سَمَآءِ الدُّنْيَا وَكَانَ بِمَوَاقِعِ النُّجُوْمِ وَكَانَ اهللَنْزِيْلُهُ عَلىَ رَسُوْلِهِ بَعْضَهُ فِيْ بَعْضٍ )رَوَاهُ الْحَاكِمِ(

“Al-Quran diturunkan secara sekaligus ke langit dunia, dan hal itu adalah seperti perpindahan bintang-bintang. Allah menurunkannya kepada Nabi Muhammad SAW sedikit demi sedikit “. (Al-Hakim, 1990: II 787).

Dan tempat pada peristiwa turunnya Al-Quran pertama kali kepada Rasulullah SAW adalah di Gua Hira melalui perantara Malaikat Jibril.

Baca Juga: Adu Tagar MahasiswaBergerak vs SayaBersamaJokowi Ramai di Twitter Jelang Demo 11 April, Ada yang Pakai Bot?

Pada saat itu, Malaikat Jibril membawa Surat Al Alaq yang diawali dengan ayat pertama “iqra` bismi rabbikallażī khalaq” di mana memiliki arti “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,”.

Kendati demikian, Umat Islam Indonesia memperingati peringatan turunnya Al-Quran ini pada malam ke-17 Ramadhan.

Sehingga pada Ramadhan 2022 kali ini, peristiwa Nuzulul Al-Qur’an jatuh jatuh pada hari Selasa, 19 April 2022.

Baca Juga: Andika Perkasa ke Ketua DPD RI LaNyala Soal Demo 11 April 2022: TNI Bantu Antisipasi Aksi Sesuai Tupoksi

Untuk itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir, membaca Al-Quran, hingga ibadah lainnya pada kedua malam tersebut, karena Allah SWT akan memberikan pahala yang melimpah dan mengampuni segala dosa-dosa.

Itulah pengertian Lailatul Qadar dan Nuzulul Quran yang hanya terjadi di bulan Ramadhan beserta keutamaannya.***

(Inayah Bastin Al Hakim/Berita DIY)

 

Rekomendasi