6 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit di Trowulan, Mojokerto yang Bisa jadi Alternatif Destinasi Wisata Anda

inNalar.com –  Candi merupakan istilah yang berasal dari candika grha. Istilah ini memiliki arti rumah Dewi Candhika, yang merupakan Dewi Maut atau Dewi Kematian Durga.

Karena berhubungan dengan dewi kematian, candi memang selalu dihubungkan sebagai suatu tempat untuk mendharmakan para raja yang telah meninggal di masa lampau.

Candi ini merupakan bangunan yang memiliki corak sangat kuat dari agama Hindu dan juga Budha.

Baca Juga: Ade Armando Babak Belur Dipukuli Orang saat Pantau Aksi Demo 11 April 2022 hingga Hampir Ditelanjangi

Secara umum, istilah candi tidak hanya digunakan oleh masyarakat untuk menyebut suatu tempat ibadah saja, akan tetapi juga sebagai tempat istana, pertirtaan gapura, dan sebagainya.

Mojokerto memiliki banyak sekali candi yang merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit yang berdiri sekitar tahun 1293 hingga 1527 dan mencapai puncak kejayaannya yang menguasai Nusantara pada masa kekuasaan Hayam Wuruk pada tahun 1350-1389.

Majapahit dianggap sebagai kerajaan terbesar dalam sejarah Indonesia dan merupakan kerajaan Hindu-Buddha terakhir yang menguasai Nusantara.

Baca Juga: 3 Destinasi Wisata dan Cagar Budaya Trowulan, Mojokerto, Rasakan Sensasi Berada di Pusat Kerajaan Majapahit

Disamping fungsi sakralnya, candi dibuka untuk berbagai kegiatan pariwisata edukatif. Berikut inNalar.com merangkumnya dalam 6 candi Mojokerto, yang bisa Anda jadikan referensi destinasi wisata:

1. Candi Kedaton

Meskipun belum dapat menemukan format yang pasti dari bentuk Candi Kedaton itu sendiri, namun hasil penggalian atau ekskavasi yang dilakukan di candi ini hanya menunjukkan bahwa candi ini dulunya merupakan tempat tinggal dari para bangsawan pada Kerajaan Majapahit.

2. Candi Bajang Ratu

Candi ini merupakan pintu masuk dari kerajaan Majapahit yang terbuat dari susunan batu bata merah yang terlihat sangat megah.

Baca Juga: Demo 11 April 2022, Ini Perbedaan BEM SI dengan BEM Nusantara, Lengkap Beserta Jumlah Anggota Kedua Aliansinya

3. Candi Tikus

Nama tikus sendiri diberikan oleh masyarakat karena dulunya ketika ditemukan, candi ini merupakan sarang dari banyak hewan tikus. Disekliling candi ini terdapat patirtan atau kompleks pemandian yang indah.

4. Candi Brahu

Candi ini memiliki corak agama Budha. Pada saat ekskavasi Candi Brahu ini juga ditemukan beberapa macam benda kuno yang berupa logam, alat upacara, dan benda lain yang terbuat dari emas dan juga arca-arca kuno.

5. Gapura Wringin Lawang

Candi ini memiliki bentuk seperti gapura yang diberi julukan Gapura Wringin Lawang. Dulunya, candi ini dipercaya sebagai gerbang atau pintu masuk untuk menuju rumah kediaman Mahapatih terkenal di Majapahit yaitu, Gadjah Mada.

Baca Juga: 20 Link Twibbon Ucapan Selamat Berbuka Puasa, Berbagi Keindahan Ramadhan Lewat Postingan Media Sosial

6. Candi Minak Jinggo

Candi ini dibangun dengan batu andesit dan bukan dari batu bata berwarna merah. Candi ini memiliki ukiran-ukiran yang penuh dengan makna. Candi ini merupakan tempat pemujaan bagi para raja dan juga kerabat dari Kerajaan Majapahit.***

Rekomendasi