Apa Itu Hari Libur Kenaikan Isa Almasih yang Jatuh pada 15 April 2022, Apa Hubungannya dengan Perayaan Paskah?

inNalar.com – Pemerintah Republik Indonesia menetapkan tanggal 15 April 2022 sebagai hari besar keagamaan yang sifatnya Nasional.

Tanggal itu merupakan meringatan Wafatnya Isa Almasih. Itu artinya pada tanggal itu adalah tanggal merah atau hari libur.

Penerapan hari libur di tanggal merah atau hari libur nasional ini diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 3 dan 4 Tahun 2021.

Baca Juga: Apa Itu Hari Zeni yang Diperingati Tiap 15 April? Simak Sejarahnya

Dalam agama Katolik, Wafat Isa Almasih sering disebut dengan Jumat Agung. Hari Wafat Isa Almasih menjadi penanada sebelum peringatan Paskah.

Dalam liturgi Gereja Katolik, Jumat Agung menjadi salah satu dari tiga hari suci, yaitu Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci.

Tritunggal Mahakudus itu dimulai dengan Liturgi Malam pada Kamis Putih, dilanjutkan dengan Jumat Agung dan puncaknya adalah perayaan Paskah dan diakhiri dengan Doa Malam pada Hari Paskah.

Baca Juga: Polisi Harap Pelaku Pengeroyokan Dosen UI Ade Armando Segera Serahkan Diri: Identitas Sudah Diketahui

Hari Wafat Isa Almasih memperingati peristiwa penyaliban, kematian dan penguburan Yesus Kristus.

Setelah mengalami berbagai penyiksaan dan penderitaan akhirnya Yesus meninggal di Bukit Golgota di atas kayu salib.

Kematian tersebut dipercayai oleh umat kristiani sebagai bentuk penebusan dosa umat manusia.

Peringatan Wafat Isa Almasih atau Jumat Agung ini bukanlah momen untuk berduka cita, melainkan momen yang penuh cinta. Diceritakan di Alkitab, setelah Yesus mati dan dikuburkan, pada hari ketiga Ia bangkit dari kematian.

Baca Juga: Ade Armando Babak Belur Dipukuli Orang saat Pantau Aksi Demo 11 April 2022 hingga Hampir Ditelanjangi

Hari kematian Yesus ini dihitung 3 hari sebelum hari Sabat, sesuai dengan lamanya Yesus dikuburkan, sehingga pada kalender Kristen jatuh pada hari Jumat.

Hari sebelum Paskah disebut sebagai Pekan Suci. Dalam Pekan Suci, umat Katolik memaknai kematian dan kebangkitan Yesus dari kubur. Pekan Suci sendiri terdiri dari lima bagian:

  • Minggu Palma (Palem), ini adalah momentum ketika Yesus masuk kota Yerusalem dan kedatangannya dielu-elukan sebagai seorang raja.

Baca Juga: 6 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit di Trowulan, Mojokerto yang Bisa jadi Alternatif Destinasi Wisata Anda

  • Kamis Putih, memperingati saat Yesus mengadakan Perjamuan Malam terakhir bersama para murid.
  • Jumat Agung, saat Yesus diadili dan dijatuhi hukuman mati oleh Pontius Pilatus, disalibkan, wafat, kemudian dimakamkan.
  • Sabtu Suci, saat Yesus turun ke tempat penantian, ke dunia orang mati, untuk mengabarkan Injil. Hari Minggu Paskah, saat Yesus bangkit kembali dari antara orang mati.

Banyak makna yang bisa dipetik dari peringatan Wafatnya Isa Almasih, diantaranya mengajarkan tentang pengampunan, penderitaan bukanlah akhir, serta momentum untuk membangun mentalitas pemenang.***

Rekomendasi