Teks Khutbah Jumat Tema Keutamaan Membaca Al Quran, Cocok untuk Menyambut Nuzulul Quran 19 April 2022

 

inNalar.com – Teks khutbah Jumat bertema keutamaan membaca Al Quran ini, sangat sesuai untuk dibawakan pada momen sekitar peringatan hari Nuzulul Quran yang jatuh pada 19 April 2022.

Peringatan hari Nuzulul Quran sebenarnya selalu dirayakan pada 17 Ramadhan setiap tahunnya, tanggal dengan kalender Masehi akan selalu menyesuaikan maju atau mundurnya.

Seperti diketahui bahwa kalender hijriah berdasarkan bulan berbeda dengan penanggalan masehi yang menggunakan matahari, maka hal terkait waktu ibadah umat Islam pun harus menyesuaikan.

Baca Juga: Profil Kasatpol PP Makassar Iqbal Asnan yang Diperiksa Polisi Terkait Kematian Pegawai Dishub

Nuzulul Quran adalah peristiwa diturunkannya Al Quran kitab suci umat Islam, mendekati hari peringatan tersebut ceramah sangat tepat menggunakan teks khutbah Jumat ini.

Dikutip inNalar.com dari artikel Portal Jember berjudul “Materi Khutbah Jumat Terbaru 2022 tentang Nuzulul Quran, Empat Keutamaan Membaca Al Quran” pada Minggu, 17 April 2022 awali khutbah pertama dengan muqodimah.

MUKADDIMAH KHUTBAH JUMAT KE-1

اَلْحَمْدُ لله، اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَنْزَلَ الْفُرْقَانَ لِلْعَالَمِيْنَ بَشِيْرًا وَنَذَيِرًا، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمَبْعُوْثُ الَّذِيْ أَنْزَلَ عَلَيْنَا بِأَنْوَاعِ النِّعَمِ مِدْرَارًا. اَللَّهُمَّ فَصَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الَّذِيْنَ يُطَهِّرُوْنَ اللهَ تَطْهِيْرًا. فَيَا اَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ، أُوْصِيْنِيْ نَفْسِيْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ اللهُ فِىْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ. بسم الله الرحمن الرحيم، شَهْرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِى أُنزِلَ فِيهِ ٱلْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٍ مِّنَ ٱلْهُدَىٰ وَٱلْفُرْقَانِ ۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ ٱللَّهُ بِكُمُ ٱلْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ ٱلْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا ٱلْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah..

Pada kesempatan Jumat yang mulia ini marilah kita bersama-sama meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT. Dalam arti menjalankan semua perintah-perintah-Nya dan menjauhi semua yang telah dilarang Allah SWT.

Ketahuilah bahwa, Iman dan Takwa adalah sebaik-baik bekal agar kita bisa selamat di dunia hingga di akhirat kelak. Oleh karena itu, di bulan Ramadhan yang penuh Rahmat dan ampunan ini kita gunakan sebaik mungkin untuk menggapai Ridho Allah SWT.

Baca Juga: 7 Anak di India Mendadak Sawan Lalu Meninggal, Pihak Medis Masih Selidiki Penyebabnya, Apakah Virus Baru?

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah..

Dalam bulan Ramadhan terdapat satu peristiwa penting yang menjadi sejarah besar bagi umat Islam di dunia. Peristiwa tersebut yaitu diturunkannya Al Qur’an pada tanggal 17 Ramadhan. Hal ini sebagaimana Firman Allah SWT QS. Al Baqarah ayat 185

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ

Artinya: “Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil).”

Nuzulul Qur’an merupakan peringatan pertama kali turunnya kitab suci Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira. Saat itu Rasulullah dihampiri malaikat Jibril yang menyampaikan surat Al Alaq ayat 1-5:

Baca Juga: Swedia Rusuh Akibat Orasi Berisi Ujaran Kebencian Terhadap Islam, Bermula dari Pembakaran Al Quran

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ. خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ. اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ. الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ. عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

Oleh karenanya, Ramadhan juga dikenal dengan istilah Syahrul Quran atau bulan Al Qur’an. Al-Quran merupakan kitab petunjuk yang memiliki keistimewaan. Al Qur’an merupakan kitab penyempurna daripada kitab-kitab Allah yang diturunkan sebelumnya. Selain itu, Al Qur’an juga sebagai mukjizat Nabi Muhammad SAW.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah..

Pada Ramadhan 1443 Hijriyah atau tahun 2022 Masehi ini, Nuzulul Qur’an ingsya Allah jatuh pada hari Selasa, 19 April 2022 atau 17 Ramadhan. Maka tak heran banyak masyarakat yang memperingatinya dengan cara beragam, mulai dari kegiatan bersama di masjid atau mushola, buka bersama, hingga menghatamkan Al Qur’an.

Semua itu dilakukan dalam rangka menghormati turunnya kalamullah berupa Al Qur’an. Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mengingat sejarah dan menanamkan nilai-nilai Islam khususnya pada anak-anak sebagai generasi selanjutnya.

Baca Juga: Rocky Gerung Sebut Ada 5 Media Asing Soroti Proyek Ibu Kota Negara Baru Indonesia, Apakah yang Dibahas?

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah..

Banyak sekali keistimewaan yang bisa kita dapatkan dari Al Qur’an. Apalagi kita mau membaca dan mengamalkannya di bulan Ramadhan. Diantara empat keistimewaan Al Qur’an yaitu:

1. Mendapat syafaat di hari kiamat

Dijelaskan dalam hadist Riwayat Muslim bahwa orang yang membaca Al Qu’ran akan mendapat syafaat di hari kiamat kelak. Tentu dengan bacaan yang benar, dengan makhorijul huruf yang benar.

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ

“Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat memberikan syafaat kepada pembacanya.” (HR. Muslim)

2. Orang yang lancar membaca Al-Qur’an akan bersama para Malaikat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ

“Orang yang lancar membaca Al-Qur’an akan bersama malaikat utusan yang mulia lagi berbakti, sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an dengan tersendat-sendat lagi berat, maka ia akan mendapatkan dua pahala.” (HR. Muslim)

Baca Juga: Indonesia Kecam Israel karena Serang Palestina di Komplek Masjidil Aqsha pada Bulan Ramadhan

3. Membaca satu huruf Al-Qur’an akan memperoleh sepuluh kebaikan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka ia akan mendapatkan satu kebaikan dengan huruf itu, dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tidaklah mengatakan Alif Laam Miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan Mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi)

4. Orang yang membaca Al-Qur’an diibaratkan seperti buah utrujjah yang luarnya wangi dan dalamnya manis

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ الْأُتْرُجَّةِ رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا طَيِّبٌ وَمَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي لَا يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ التَّمْرَةِ لَا رِيحَ لَهَا وَطَعْمُهَا حُلْوٌ وَمَثَلُ الْمُنَافِقِ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ مَثَلُ الرَّيْحَانَةِ رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ وَمَثَلُ الْمُنَافِقِ الَّذِي لَا يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ الْحَنْظَلَةِ لَيْسَ لَهَا رِيحٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ (البخاري)

“Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Qur’an adalah seperti buah utrujjah; aromanya wangi dan rasanya enak. Orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur’an adalah seperti buah kurma; tidak ada wanginya, tetapi rasanya manis. Orang munafik yang membaca Al-Qur’an adalah seperti tumbuhan raihaanah (kemangi); aromanya wangi tetapi rasanya pahit, sedangkan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur’an adalah seperti tumbuhan hanzhalah; tidak ada wanginya dan rasanya pahit.” (HR.Bukhari-Muslim)

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah..

Pertanyaannya kemudian, sudah berapa ayat yang kita baca selama bulan Ramadhan? Sudah berapa juz yang kita baca?

Baca Juga: Sambut Hari Kartini 2022, Ini 10 Caption Penuh Makna dan Motivasi Hadirkan Semangat Juang seperti RA Kartini

Oleh karenanya, Setelah mengetahui sebagian dari keistimewaan Al Qur’an, mari kita berupaya untuk mendapatkannya. Minimal kita membacanya meski tidak tahu arti dan belum bisa mengamalkan isinya. Sesibuk apapun kita sempatkan untuk membaca Al Qur’an walau hanya satu ayat. Karena setiap huruf yang kita baca akan mendapat pahala 10 kebaikan.

Apabila belum bisa membaca maka bisa belajar dengan orang yang lebih faham Al Qur’an. Belajar tentang adab membaca Al Qur’an, makhorijul hurufnya, belajar tajwidnya, dan lebih-lebih tentang maknanya. Tetapi, bagi yang belum bisa membaca Al Qur’an jangan memaksa. Karena justru bukan pahala yang kita dapatkan tetapi malah berdosa.

Akhirnya, marilah kita berdoa, semoga di bulan Ramadhan ini kita dimampukan oleh Allah untuk membaca Al Qu’an sehingga di hari kiamat nanti kita mendapat Syafaatnya. Amiin..

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَجَعَلَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاِت وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. إِنَّهُ هُوَ البَرُّ التَّوَّابُ الرَّؤُوْفُ الرَّحِيْمُ

Baca Juga: Idul Fitri 2022: Sambut Hari Raya Kemenangan dengan 10 Twibbon Pilihan Terbaik Berikut

TEKS KHUTBAH JUMAT KEDUA

اَلْحَمْدُ للهِ وَكَفَى، وَأُصَلِّيْ وَأُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الْوَفَا. أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ عَظِيْمٍ، أَمَرَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلَى نَبِيِّهِ الْكَرِيْمِ فَقَالَ: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، اللهم ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Demikianlah khutbah Jumat tebaru 2022 tentang Nuzulul Quran ini disampaikan.***

(Novia Candra Wahyuni/Portal Jember) 

Rekomendasi