Ustadz Adi Hidayat Ungkap 4 Keistimewaan Nuzulul Quran, Salah Satunya Berkah untuk Semua Manusia

 
inNalar.com – Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan 4 keistimewaan Nuzulul Quran yang akan segera diperingati oleh kaum muslimin, salah satu diantaranya yaitu keberkahan bagi semua manusia.
 
Nuzulul Quran biasa diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan, untuk penanggalan masehinya menyesuaikan dengan awal kalender hijriyah yang terkadang bisa lebih maju karena berdasarkan bulan.
 
Pada tahun 2022 ini Ramadhan diputuskan pemerintah jatuh pada 3 April, maka untuk malam Nuzulul Quran yaitu pada tanggal 19. Berbeda dengan PP Muhammadiyah yang lebih awal berpuasa.
 
 
Terlepas dari perbedaan awal bulan Ramadhan 2022 yang ada, Ustadz Adi Hidayat menyampaikan keistimewaan luar biasa di balik peringatan Nuzulul Quran yang perlu diketahui umat Islam.
 
Dikutip inNalar.com dari artikel Mapay Bandung-Pikiran Rakyat berjudul “4 Keutamaan Nuzulul Quran Menurut Ustadz Adi Hidayat, Nomor 4 Membawa Berkah Bagi Seluruh Umat Manusia pada Minggu, 17 April 2022. Sebelumnya, da’i kharismatik yang akrab disapa UAH itu mengatakan, ada 4 keutamaan dibalik peristiwa Nuzulul Quran.
 
1. Waktu
 
Menurut Ustadz Adi Hidayat, waktu Nuzulul Quran sangat spesial.
 
Karena Allah menakdirkan peristiwa tersebut pada bulan mulia, bulan Ramadhan.
 
“Waktu terbaik dalam menurunkan Al-Quran, adalah di bulan Ramadhan, jelasnya, dikutip MapayBandung.com dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, Jumat 15 April 2022.
 
 
2. Rasul
 
Rasul yang Allah pilih untuk menerima Al-Quran, bukanlah Rasul biasa kata Ulama yang akrab disapa UAH itu.
 
Melainkan Allah memilih seorang Rasul yang paling mulia, diantara utusan lainnya.
 
“Allah tidak memilih Sulaiman AS, Ibrahim AS, Musa AS, Isa AS, tapi Rasul yang paling mulia, Muhammad SAW,” jelasnya.
 
 
3. Malaikat
 
UAH mengatakan, Malaikat yang diutus Allah SWT untuk menurunkan Al-Quran, juga termasuk yang mulia.
 
Siapakah Malaikat itu? Dia adalah Jibril kata Ustadz Adi Hidayat.
 
“Ketika Al-Quran diturunkan lewat Malaikat Jibril, naik pangkat Jibril jadi pemimpin para Malaikat,” terangnya.
 
4. Mukjizat bernilai pahala
 
Al-Quran merupakan mukjizat yang sangat luar biasa kata UAH.
 
“Mukjizat Al-Quran bisa bernilai pahala luar biasa bagi manusia,” ujarnya.
 
UAH menjelaskan perbandingan mukjizat Nabi Muhammad SAW dengan Nabi lainnya.
 
“Tongkat Nabi Musa AS, belum tentu bernilai pahala jika dipegang Harun AS,” katanya.
 
 
Tetapi Al-Quran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, bernilai pahala saat dibaca oleh umatnya.
 
Tak hanya itu, Al-Quran juga menyimpan beragam solusi untuk berbagai permasalahan hidup jelas UAH.
 
Solusi tersebut bisa dirasakan bagi seluruh umat manusia, jika mereka adalah kaum yang berpikir.***
 
(Hadil Umam/Mapay Bandung)

Rekomendasi