

inNalar.com – Hari Kartini 21 April 2022 merupakan waktu bagi seluruh anak bangsa mengenang jasa seorang perempuan pribumi yang merdeka, memperjuangkan haknya untuk dapat belajar lebih tinggi sama seperti kaum lelaki.
Biasanya orang akan banyak mengenakan kebaya pada kesempatan tersebut, membuat festival, parade dengan baju-baju adat daerah nusantara. Tetapi sebenarnya bisa juga dengan menonton film bertema Kartini.
Hari Kartini 21 April 2022 bisa dengan menggelar acara nonton bareng atau sendiri juga tidak masalah, ada 3 film yang sangat cocok untuk menyelami perjuangan sosok wanita gigih membela haknya berasal dari Jawa Tengah itu.
Walaupun hanya RA Kartini yang memiliki hari peringatan dan juga lagu, itu bukan berarti pahlawan wanita lain yang berjasa dan bahkan ada yang langsung berhadap-hadapan dengan penjajah lebih kecil. Justru pada kesempatan yang sama sangat tepat meneladani tokoh-tokoh heroik dari daerah masing-masing yang lebih relevan.
Dikutip inNalar.com dari artikel Pikiran Rakyat berjudul “3 Rekomendasi Film Bertema Hari Kartini, Dibintangi Dian Sastrowardoyo hingga Chicco Jerikho” pada Rabu, 20 April 2022 walaupun tontonan ini sama tapi ada sisi perbedaannya.
Film-film ini dirilis di tahun yang berbeda. Uniknya, meski sama-sama bertemakan perjuangan Kartini, tiga film ini mengambil sudut pandang cerita yang berbeda satu sama lain.
1. R.A Kartini
Film yang dirilis tahun 1982 ini mendapuk aktris kawakan Yenny Rachman, yang berperan sebagai Kartini. Selain Yenny, ada juga aktor kawakan lainnya seperti Bambang Hermanto, dan Adi Kurdi.
Disutradarai oleh Sjuman Djaya, film ini dibuat berdasarkan buku berjudul “Biografi Kartini” karya Sitisoemandari Soeroto, yang berdurasi 165 menit.
Film R.A Kartini meraih kemenangan dalam ajang Festival Film Indonesia (FFI) tahun 1983.
Baca Juga: 20 Twibbon Gambar Ucapan Selamat Hari Kartini 21 April 2022, Cocok Dibagikan ke Media Sosial
Adapun kategori yang dimenangkan adalah kategori pemeran pembantu terbaik yang dimenangkan oleh Nani Widjaja, penata kamera terbaik dan penata musik terbaik.
Kisah Kartini dimulai saat ia memperjuangkan hak-hak perempuan Indonesia yang saat itu masih dianggap berada dibawah laki-laki, salah satunya menyoal kesetaraan dalam menempuh bangku sekolah.
Yenny Rachman berperan apik dan mendalami sebagai sosok Kartini yang gigih, teguh berpendirian dan lantang menyuarakan hak-hak perempuan.
2. Surat Cinta untuk Kartini
Dirilis pada 2016, Surat Cinta untuk Kartini dibuat oleh Sutradara Azhar Kinoi Lubis. Kisah diawali dengan sosok tukang pos yang diperankan Chicco Jerikho bernama Sarwadi.
Sarwadi kemudian jatuh cinta pada Kartini yang diperankan oleh Rania Putrisari. Kegigihan Kartini dalam menyuarakan untuk mengentikan emansipasi wanita membuat Sarwadi semakin mantap untuk menambatkan hatinya pada Kartini.
Bahkan ia tidak peduli dengan cibiran orang-orang yang tidak menyukai gagasan Kartini yang dinilai terlalu gigih, mengingat kala itu derajat perempuan berada dibawah laki-laki.
Alih-alih ingin melangkah ke jenjang yang lebih serius, Sarwadi harus menelan pil pahit karena Kartini menikah dengan Bupati Rembang. Sarwadi semakin patah hati saat mengetahui Kartini menjadi istri ketiga sang Bupati.
Baca Juga: LINK Twibbon Hari Kartini 2022 yang Diperingati pada Kamis 21 April 2022, Disertai Cara Membuatnya
3. Kartini
Film Kartini disutradarai oleh Hanung Bramantyo pada tahun 2017. Sederet artis papan atas turut andil memerankan film ini, seperti Ayushita, Christine Hakim, Acha Septriasa, Reza Rahadian, Adinia Wirasti, dan Dian Sastro sebagai Kartini.
Film ini berlatar tahun awal tahun 1900 Masehi, saat wanita tidak diperbolehkan memperoleh pendidikan yang tinggi, meski bangsawan sekalipun.
Wanita bangsawan saat itu hanya diharapkan menjadi Raden Ayu dan menikah dengan seorang pria Ningrat.
Kartini yang memiliki ibu kandung seorang rakyat biasa ditindas oleh keluarganya sendiri. Meski sang Ayah keturunan bangsawan, ia tidak dapat berbuat banyak untuk istri tercinta.
Jika di dua film sebelumnya menjadikan Kartini sebagai tokoh sentral, dalam film ini Kartini bersama dua saudarinya sama-sama berjuang menyuarakan setop emansipasi wanita, ada Roekmini yang diperankan oleh Acha Septriasa, dan Kardina oleh Ayushita.
Salah satu hal yang paling mereka gaungkan adalah mendirikan sekolah rakyat bagi warga yang tidak mampu.***(Khoirunnisa Hidayat/Pikiran Rakyat)