inNalar.com – Kapan puasa Syawal 2022? cukup banyak ditanyakan atau dicari orang jawabannya memasuki bulan baru pasca Ramadhan. Sebagian tidak ingin menyia-nyian kondisi dimana dirinya terbiasa beribadah di kesempatan sebelumnya (Ramadhan).
Beberapa orang khawatir apabila mengambil jarak terlalu jauh dengan puasa wajib atapun ibadah-ibadah yang sudah rutin dikerjakan saat Ramadhan, semakin lama akan menjadi malas sehingga satu bulan berlalu dan dirinya lupa bahkan terlewatkan.
Sebagian orang juga tidak merasa lega sebelum mengerjakan ibadah syiam sunahnya, ada juga yang baru mengetahui amalan puasa walaupun tidak wajib tapi sangat dianjurkan ini, sehingga ada pertanyaan kapan puasa Syawal 2022 serta waktu atau bisa memulainya?
Sebenarnya jawaban ideal untuk pertanyaan tersebut yaitu dikerjakan pada bulan setelah keluar dari Ramahan secara langsung sebelum sampai bulan Dzulqo’dah, sebagaimana disebutkan di dalam hadits jumlahnya selama 6 hari, amun informasi itu masih bersifat umum.
Dikutip inNalar.com dari beberapa sumber pada Selasa, 3 April 2022, jawaban pertanyaan kapan puasa Syawal 2022 yaitu yang terbaik untuk memulai pada hari ke 2, 3, 4, 5, 6, dan 7 secara berurut-urutan. Walaupun setelahnya tidak ada masalah serta tetap berpahala.
Sekalipun tidak berurut-ututan juga sama sekali tak mengurangi pahala utamanya, misalnya sehari mengerjakan lalu besoknya tidak kemudian luasa baru dilanjutkan pun tetap mendapat pahala yang sama, semua puasa sunah pada bulan Syawal juga dihitung sama.
Seperti puasa sunah Senin-Kamis dan Ayamul Bidh (pertengahan bulan), bila mengerjakannya maka dihitung sudah melakukan amalan khusus (puasa) Syawal juga. Sebab tujuan dari perintah ibadah itu adalah pelaksanaan pada bulan setelah Ramadhan ini.
Mana didahulukan antara puasa Syawal atau membayar hutang puasa Ramadhan?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, dianjurkan dan lebih utama tentu membayar hutang puasa yang wajib yaitu sebagaimana dilaksanakan saat Ramadhan.
Biasanya bagi musafir, wanita haid-nifas, dan sakit mengambil keringanan atau rukhshoh, sehingga memilih meng-qadha.
Sehingga membayar hutang dahulu baru setelahnya mengerjakan yang puasa Syawal 2022 karena antara wajib dan sunah, maka dahulukan yang fardu apalagi merupakan bagian rukun Islam. Dan tidak dibenarkan menggabungkan antara keduanya.
Sebab jelas berbeda antara yang wajib dan sunah, permisalan dalam ibadah lain yaitu sholat fardu dzuhur dan qabliyah dimana tidak mungkin digabungkan, masing-masing dikerjakan sendiri-sendiri dan terpisah serta tidak boleh digabung menjadi satu kali.***