Hepatitis Misterius, Pakar Zubairi Djoerban: antara Adenovirus 41 dan SARS CoV2, atau Kombinasi Keduanya

inNalar.com – Hepatitis misterius yang menewaskan 3 anak di Jakarta menjadi perhatian banyak kalangant. Tak sedikit yang penasaran sebab belum pernah mendengar penyakit itu masuk dalam daftar mematikan, dan kini tiba-tiba langsung memakan korban.

Banyak yang bertanya-tanya seberapa parah gangguan kesehatan ini mengancam manusia terutama anak-anak, lalu apa jenis virus atau bakteri yang menyebabkan hingga kematian sampai soal bagaimana cara menanganinya dan apa obat agar bisa sembuh bila terjangkit serta terdapat gejala-gejalanya?.

Prof. Zubairi Djoerban seorang pakar dan ahli kesehatan yang juga sekaligus sebagai Ketua Satgas (satuan petugas) Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menjelaskan terkait penyakit hepatitis misterius yang kini akhirnya sedang dilakukan pennelitian mendalam tersebut.

Baca Juga: Krisjiana Baharudin Suami Siti Badriah Momong Sang Buah Hati, Netizen: Idaman Banget

Menurutnya, ada peneliti yang menemukan adenovirus 41 dan yang lain mendapatkan berbeda yaitu SARS-CoV2 serta satunya lagi antara keduanya terjadi kombinasi. Sementara masih terus dilanjutkan lagi penyelidikan atas penyakit penyebab kematian 3 orang anak itu.

Dikutip inNalar.com dari artikel Pikiran Rakyat berjudul “Seberapa Serius Hepatitis Misterius Simak Penjelasan Pakar” pada Kamis, 5 Mei 2022 Prof. Zubairi menyanpaikan penjelasan gamblang ini.

“Sebagian ketemu adenovirus 41, sebagian ketemu SARS-CoV2, sebagian kombinasi dua virus itu, dan masih mungkin dipicu penyebab lain,” kata Prof. Zubairi Djoerban menerangkan.

Menurutnya, adenovirus merupakan virus umum yang menyebabkan pebagai penyakit, salah satunya pilek.

Baca Juga: Turis Asing Berpose Tanpa Busana Menodai Kesucian di Bali, Ni Luh Djelantik: Bali Tidak Perlu Turis Sampah!

Kendati demikian, menurutnya virus tersebut belum pernah terkait dengan hepatitis. “Dan patogen umum ini biasanya bisa sembuh sendiri,” tuturnya menegaskan.

Lantas seberapa serius penyakit hepatitis misterius tersebut? Menurutnya, penyakit tersebut amat serius.

“Amat serius, karena beberapa anak meninggal. Bahkan 10 dari 145 pasien dengan hepatitis akut ini memerlukan transplantasi hati (di Inggris),” kata dia menegaskan, seperti dikutip dari cuitan @ProfesorZubairi, Pikiran-Rakyat.com telah diberi izin memberitakannya.

Baca Juga: Mohamed Salah akan Balas Dendam ke Real Madrid 28 Mei Mendatang

Dikatakan oleh Zubairi Djoerban, gejala hepatitis misterius tersebut, yakni pada sebagian besar anak mengalami masalah gastrointestinal terlebih dahulu, diikuti penyakit kuning.

“Tes laboratoriumnya juga menunjukkan tanda-tanda peradangan hati parah. Sebagian besar anak tidak mengalami demam,” tuturnya menerangkan.

Sementara itu, terkait dengan tiga anak yang meninggal dunia karena hepatitis misterius, Direktur Pascasarjana Universitas YARSI Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama menilai perlu pembuktian laboratorium.

“Akan baik kalau ada penjelasan lebih rinci tentang perbedaan fasilitas atas laporan satu meninggal dari 170 kasus di dunia dan tiga yang meninggal di Indonesia,” ucapnya, Selasa 3 Mei 2022, seperti dilaporkan Antara.***

(Irwan Suherman/Pikiran Rakyat)

Rekomendasi