Hari Waisak 2022, Kesempatan Mengenal 10 Vihara Terbaik, Tempat Ibadah Umat Budha di Indonesia

inNalar.com – Hari Waisak 2022 tinggal beberapa hari lagi, momen ini sebenarnya kesempatan yang baik untuk mengenal tempat-tempat ibadah dimana biasanya memiliki nilai sejarah, budaya, dan lainnya serta dapat diambil hikmah atau pelajaran.

Bagi penganut agama Budha, ada 10 Vihara terbaik di Indonesia yang perlu diketahui. Diantaranya merupakan tertua dan terindah, bisa juga dikunjungi pada saat libur bersama keluarga atau komunitasnya. Sehingga tidak perlu jauh-jauh sampai ke luar negeri.

Hari Waisak 2022 juga diperingati di negara lain oleh umat yang meyakininya, termasuk di Malaysia terdapat pula penduduk beragama tersebut. Di sana terdapat tempat-tempat ibadahnya cukup bagus seperti Wat Photivihan dan Kek Lo Si.

Baca Juga: Tingkah Konyol Bocah Memanjat CCTV Masjid Lalu Meringis, Warganet: Tokek Jaman Now

Tetapi bila ada 10 Vihara terbaik di Indonesia, tentu cukup dengan mengunjungi yang terdapat di dalam negeri saja, kecuali semuanya sudah didatangi maka barulah ke luar negeri. Tetapi siap-siap saja dengan budget lumayan tinggi, dan resiko lainnya.

Dikutip inNalar.com dari beberapa sumber pada Kamis, 12 Mei 2022 Hari Waisak 2022 tingkat nasional akan dipusatkan di Candi Borobudur Magelang Jawa Tengah, pada malam terakhir akan ada pelepasan lampion ramah lingkungan.

10 Vihara terbaik di Indonesia:

Baca Juga: 13 Link Twibbon Memperingati Hari Raya Waisak ke 2566 BE atau 2022 M serta Cara Menggunakannya

1. Vihara Padepokan Dhammadipa Arama

Terletak pada ruas jalur utama antara Kota Malang-Batu, lebih tepatnya berada di Dusun Ngandat, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Luas area lahan yaitu 5 hektar dan merupakan dataran tinggi sehingga udaranya selalu sejuk, kemudian nyaman.

2. Klenteng Hong Tiek Hian, Surabaya

Lokasinya berada di Jl. Dukuh No. 23, Pabean Cantian, Surabaya 60162, Vihara ini menjadi yang tertua di Indonesia karena berdiri pada tahun 1293. Jika dirunut maka itu masih di masa Kerajaan Majapahit abad ke-12, dengan itu juga menyimpan sejarah.

3. Vihara Bodhigiri

Vihara Bodhigiri berdiri pada tahun 1987 terletak di Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Lokasinya yang berada di ketinggian 550 m di atas permukaan laut menjadikannya dikelilingi oleh pegunungan, antara lain Gunung Kawi dan Gunung Kelud.

4. Vihara Talang, Cirebon

Tempat ibadah ini termasuk tertua urutan kedua. Lokasinya ada di Jl. Talang No.2, Lemahwungkuk. Berdiri sejak tahun 1450, menurut sejarah daerah ini merupakan persinggahan bagi pedagang China pada masa Lasamana Cheng Ho mengelilingi Pulau Jawa.

Baca Juga: Kumpulan Twibbon Hari Waisak 2022, Silakan Pilih dan Gunakan untuk Stori WA, IG atau FB, Simak di Sini

5. Brahma Vihara Arama

Vihara ini cukup indah dan menarik berara di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali. Tempat ibadah ini adalah yang terbesar di Pulau Dewata dan dibangun tahun 1969 dengan luas lahan sebesar 4 hektar.

6. Klenteng Hok Tek Ceng Sin, Jepara

Tempat ibadah umat Budha ini merupakan yang tertua ketiga seindonesia, lokasinya tepat di Jl. Cemara No. 4, Welahan, Jepara. Sejarah menyebutkan bahwa Vihara ini didirikan bersamaan dengan Masjid Agung Demak tahun 1466.

7. Vihara Avalokitesvara Graha

Berada di Kelurahan Air Raja, Jalan WR Supratman, km 14, Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau inilah Vihara terindah keempat yang diresmikan tahun 2009.

8. Vihara Avalokitesvara, Serang Kota

Lokasinya terdapat di Jl. Tubagus Raya, Kasemen, Serang tempat ini menjadi tertua karena disebutkan dibangun bersamaan dengan Masjid Agung Banten, tetapi masih belum pasti.

Baca Juga: Naskah Khutbah Jumat Menyejukkan Hati Sesuai Kondisi Terkini Orang Mulai Kerja, Tema Kemuliaan Pekerja Keras

9. Vihara Hemadhiro Mettavati

Tempat ini berdiri di tengah Kampung Kapuk Raya, Gang Mawar SCB, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Bangunan vihara itu nampak megah dengan warna kilau emas yang indah dan dilengkapi mushola, menjunjung toleransi.

10. Klenteng Caow Eng Bio, Bali

Lokasinya di Jl. Segara Ening No. 14, Benoa, Badung, klenteng atau vihara tertua keempat di Indonesia ini didedikasikan untuk Dewi Shui Wei dan 108 bersaudara Hainan (dewa pelindung laut).***

Rekomendasi