

inNalar.com – Hari Kebangkitan Nasional atau disingkat Harkitnas merupakan satu peringatan yang sangat penting bagi bangsa Indonesia.
Meski tidak termasuk dalam libur nasional, Hari Kebangkitan Nasional juga termasuk salah satu langkah kemerdekaan Indonesia.
Bagaimana sejarah Hari Kebangkitan Nasional? Simak dalam artikel ini sebagaimana dikutip dari berbagai sumber.
Baca Juga: Hari Raya Waisak 2566 BE Tanggal 16 Mei 2022, Simak Sejarah Perayaan Waisak di Sini
Sejarah Hari Kebangkitan Nasional
Adapun yang melatarbelakangi berdirinya Harkitnas yaitu dibentuknya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908.
Mulanya, organisasi Boedi Oetomo didirikan sebagai wadah yang bertujuan untuk mempersatukan dan memajukan kebudayaan Jawa.
Lantaran pada kala itu masyarakat masih sangat sedikit yang sekolah, maka muncullah gagasan pergerakan itu untuk memajukan di bidang pendidikan.
Sebagaimana yang diketahui, organisasi Boedi Oetomo adalah organisasi pertama di Indonesia yang memiliki peran penting kemerdekaan.
Tak hanya itu, organisasi ini juga melakukan pergerakan di bidang sosial dan budaya.
Organisasi ini dibentuk oleh para cendikiawan Jawa atau mahasiswa Stovia (School tot Opleiding Van Indische Artsen).
Penggagasnya terdiri dari suku Jawa dan Madura. mereka memanfaatkan kebijakan politik etis yang diberikan pemerintah Kolonial Hindia Belanda saat itu.
Para cendikiawan tersebut yaitu Soetomo, Gunawan Mangunkusomo, Soeradji dan Wahihdin Soedirohusodo.
Baca Juga: Berikut Ucapan Selamat Hari Buku Sedunia 2022, Disertai Sejarah Singkat Peringatan World Book Day
Dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo diharapkan masyarakat Indonesia kala itu bisa memperoleh pendidikan yang layak.
Selain itu, tokoh lain yang terlibat dalam pergerakan tersebut adalah Gondo Soewarna, Soelaiman, Angka Prodjosoedirjo, RM. Goembrek dan Mohammad Saleh.
Ditetapkannya sebagai Hari Nasional oleh Ir. Soekarno
Baca Juga: Hari Buku Sedunia 23 April 2022: Link Twibbon, Sejarah dan Tema Peringatan Hari Buku Tahun Ini
Meskipun memiliki peran penting, ditetapkannya Hari Kebangkitan Nasional sebagai hari nasional pada 20 Mei 1959.
Berdasarkan keputusan Presiden nomer 316 tahun 1959 pada 16 Desember 1959 oleh Ir. Soekarno.
Dengan demikian, Hari Kebangkitan Nasional resmi peringati setiap tahunnya usai penetapan tersebut, meski bukan termasuk libur nasional.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi