Dokter Zaidul Akbar Beberkan Dosis yang Benar Konsumsi Buah, Sayur, Madu dan Makanan Alami Lain. Catat!

inNalar.com – Dokter Zaidul Akbar kali ini membeberkan tips kesehatan baru yakni dosis sebenarnya mengkonsumsi buah, sayur, madu, dan makanan alami lainnya. Sebagaimana diketahui, kesadaran akan bahaya makanan yang mengandung kimia atau bersifat fast food.

Fast food atau makanan cepat saji dan goreng-gorengan yang banyak diminati orang saat ini, merupakan makanan tidak sehat. Makanya banyak kalangan kembali ke alam, herbal dan lain sebagainya, tapi masih banyak yang terpengaruh gaya lama.

Maksudnya cara lamanya melihat pada kemasan produk makanan terdapat kamera vitamin, mineral, enzim, atau lainnya sekian. Menurut dr. Zaidul Akbar, hal tersebut disebabkan karena aturan regulasi modern, sebenarnya ada dampak bagusnya.

Takaran-takaran kandungan bahan makanan itu membuat orang sadar akan ukuran atau dosis tertentu, dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa hal itu tidak ada salahnya, namun banyak pihak yang akhirnya memiliki kebiasaan selalu menanyakannya.

Baca Juga: Dokter Zaidul Akbar Ungkap Cara Mulai Santap Makanan yang Benar, Ternyata Begini

“Ya bagus saja, namun sisi lainnya yang terjadi semua dibuat pertanyaan dosisnya berapa?,” terang dr Zaidul Akbar seperti dikutip inNalar.com dari akun Instagram @zaidulakbar pada Sabtu, 28 Mei 2022.

Parahnya bahkan sampai sayur, buah, rempah rimpang juga tidak luput dari pertanyaan dosis itu, padahal berbeda dengan makanan yang mengandung bahan sintetik, sejak mulai digemari muncul juga penyakit akibatnya.

Sedangkan produk makanan itu semua mencatumkan dosis atau ukuran bahan-bahannya, dr. Zaidul Akbar menyayangkan adanya orang yang bertanya-tanya tentang takaran sayur, buah, madu, dan lain sebagainya.

Walaupun akhirnya ditemukan atau didapatkan rumus batas ukuran cukup dikonsumsi, bagi dr. Zaidul Akbar tetap tidak bisa disamakan begitu saja antara yang alami atau herbal dengan kandungan sintetik, kimia, dan fast food serta makanan instan.

Baca Juga: Tips Sehat Menjaga Tubuh Setelah Lebaran hingga Puasa Sunnah Syawal dari dr. Zaidul Akbar

dr. Zaidul Akbar menyatakan bahwa perbedaan kedua jenis makanan tersebut ketika dikonsumsi berlebih, sejauh dirinya perhatikan tidak pernah menemukan ada keracunan madu, sayur, buah, jahe dan lain sebagainya.

“Tapi bisa jadi ada masalah ketika makan buah, sayur tersebut berhamburan, sayur dan buah lagi-lagi terkena bahan sintetik disana, seperti pestisida dan lainnya, maka itu bisa jadi masalah ketika dimakan, atau buah serta sayur yang secara kelaziman memang tidak bisa dikonsumsi semua orang karena berisi kandungan berat untuk dicerna ya,” beber dr. Zaidul Akbar.

Kesimpulan dari pembahasan dr. Zaidul Akbar yaitu sederhana tidak mungkin atau jarang didapatkan orang yang kelebihan minum madu, lalu terkena kencing manis. Sebaliknya banyak kasusnya dijumpai penyakit tersebut menimpa pasien rutin konsumsi gula.

Baca Juga: Tak Perlu Pakai Skincare, Dr. Zaidul Akbar Berikan Bocoran Rahasia Kulit Glowing Hanya dengan Bahan Alami Ini

Tidak hanya itu, ada juga penyakit akibat menyantap produk makanan mengandung bahan sintetik atau kimia, dimana semuanya sudah mencantumkan dosis lengkap. Maka, anjuran dr. Zaidul Akbar untuk bahan makanan rutin konsumsi yang alami ciptaan Allah SWT dengan dosis Al Quran yaitu jangan berlebihan.

Sedangkan untuk yang hanya dikonsumsi sesekali maka bahan makanan sintetik dalam ukuran sedikit saja masih bisa.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]