

inNalar.com – JS Khairen atau pemilik nama panjang Jombang Sentani Khairen telah menulis puisi mengharukan untuk Ridwan Kamil, sebagai bentuk kepedulian dirinya kepada keluarga Gubernur Jawa Barat itu, diantara isinya menyebut tangis paling mengerikan milik seorang ayah tak bersuara.
JS Khairen menuliskan puisi tersebut bersamaan dengan unggahannya yaitu foto Ridwan Kamil, sedang berpelukan dengan seorang lelaki yang sebenarnya telah menolong adik Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril sebelum dinyatakan hanyut dan hilang di sungai Aaree di Bren Swiss.
Tulisan JS Khairen di akun Instagram miliknya itu sampai saat ini sudah di-like 49.683 kali dan ditanggapi 1270 komentar. Dirinya benar-benar menghayati kondisi kebatinan keluarga Ridwan Kamil, mengatakan tangan Gubernur Jawa Barat yang menyentuh air sungai, dengan harapan akan sampai pada jasad sang anak.
JS Khairen juga melanjutkan puisinya dengan sangat menyedihkan menggambarkan sosok Ridwan Kamil yang tengah melihat ke dasar sungai, tetapi yang tampak adalah bayangan masa lalu sang anak Emmeril Kahn Mumtadz saat masih kecil dahulu.
“Tangis paling mengerikan adalah tangis tak bersuara seorang ayah,” tulis JS Khairen seperti dikutip inNalar.com dari akun Instagram miliknya @js_khairen pada Rabu, 1 Juni 2022.
“Tangannya menyentuh permukaan sungai nan dingin itu. Di dalam hati, ia berteriak. Semoga sentuhan barusan merambat sampai ke anaknya, yang entah berada di mana sekarang. Semoga, sentuhan itu memberi pesan,” lanjutnya.
“Ia coba lihat-lihat ke dasar sungai. Namun yang terlihat malah hal lain; bayangan saat ia menggendong sang putra pertama kali,” ungkapnya lagi.
JS Khairen juga menggambarkan kondisi hari pertama ia mengantarkan Emmeril Khan Mumtadz ke sekolah. Juga ketika bersorak bangga saat Eriel panggilan akrabnya lulus menjalani ujian di kampus dan wisuda.
JS Khairen mengilustrasikan sosok Ridwan Kamil yang memercik-mercikkan air sungai, dan keinginan jika bisa ditanya dimanakah putraku sungai? Apakah dirinya tenggelam? Mungkinkah sudah menepi? Atau sedang menunggu dalam dingin?
Cukup sedih menyimak puisi buatan JS Khairen ini, dirinya juga membayangkan seolah Ridwan Kamil sedikit lemas, walau berusaha tetap tegar bersama jutaan ayah, anak-anak orang lain yang ikut mengkhawatirkan kondisi Emeril Khan Mumtadz.
Semua orang disebut juga berharap bisa membantu terjun jika bisa atau dibolehkan, JS Khairen pun bertanya pada sungai Aaree apakah tak cukup hangat doa kiriman semua kalangan untuk Emeril Khan Mumtadz.
Itulah sedikit gambaran dari puisi JS Khairen yang mengharukan, bagi yang ingin membacanya secara lengkap silahkan mengunjungi akun Instagram miliknya.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi