Naskah Khutbah Jumat Singkat Ringkas dan Penuh Makna, Tema: Jadi Hamba Penebar Kasih Sayang

 

inNalar.com – Khutbah Jumat singkat tema jadi hamba penebar kasih sayang bagus sekali, diawali dengan pembahasan Allah SWT yang menganugerahkan rasa kepada seluruh makhluk, tanpa membeda-bedakan.

Baik muslim maupun bukan, beriman atau tidak. Khutbah Jumat singkat ini mengingatkan agar manusia mengikuti sikap Allah SWT terkait sifat rahman atau sesuai tema jadi hamba penebar kasih sayang, Rasulullah SAW juga menganjurkan.

Khutbah Jumat singkat ini mengungkap pula sabda Nabi SAW yang menasehati umatnya agar seperti tema jadi hamba penebar kasih sayang di bumi, sehingga Allah SWT dan makhluk langit seperti malaikat juga akan mencintai.

Baca Juga: Terlengkap, 50 Twibbon Menyambut Hari Lahir Pancasila 2022, Gelora Semangat Nasionalisme dan Cinta Tanah Air

Kemudian dijelaskan dalam Khutbah Jumat singkat bahwa hal pertama untuk dapat sesuai tema jadi hamba penebar kasih sayang yaitu mengasihi orang-orang lalai, lalu mengajaknya kepada kebaikan, melalui bimbingan dan nasehat.

Khutbah Jumat singkat ini juga memberkan cara yang kedua agar dapat mengamalkan tema jadi hamba penebar kasih sayang, yaitu memandang orang-orang bermaksiat dengan cinta bukan menyakiti.

Dikutip inNalar.com dari laman Suara Muhammadiyah pada Rabu, 22 Juni 2022 Khutbah Jumat singkat bagus sekali disampaikan pekan ini, agar umat Islam menyadari betapa di tengah dunia yang keras tetap harus saling menyayangi.

Baca Juga: 4 Amalan Sunah yang Dianjurkan Saat Malam Nifsu Sya’ban, Sayang Jikalau Dilewatkan

Khutbah Jumat singkat I

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ؛ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ إِلَيْهِ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ بَلَّغَ الرِّسَالَةَ وَأَدَّى الأَمَانَةَ وَنَصَحَ الأُمَّةَ؛ فَصَلَوَاتُ اللهِ وَسَلَامُهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

أَمَّا بَعْدُ مَعَاشِرَ المُؤْمِنِيْنَ: اِتَّقُوْا اللهَ تَعَالَى؛ فَإِنَّ مَنِ اتَّقَى اللهَ وَقَاهُ وَأَرْشَدَهُ إِلَى خَيْرٍ أُمُوْرٍ دِيْنِهِ وَدُنْيَاهُ.

Kaum Muslimin Jama’ah Jum’at yang dirahmati Allah SWT,

Pertama-tama dan yang paling utama marilah kita bersama-sama meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta memanjatkan puja dan puji sykur kita kepada Allah SWT yang tanpa henti memberikan semua nikmat kesehatan dan kesempatan.

Tidak lupa juga untuk senantiasa bershalawat serta salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw. yang membawa peradaban Islam dan membebaskan umat dari zaman kejahiliyahan.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Allah SWT berfirman dalam surat Ar-Rahman ayat 1:

ٱلرَّحۡمَٰنُ ١

“(Allah) Yang Maha Pengasih.”

Baca Juga: Hendropriyono Sempat Turun Trombosit di Level 8000 dan Kini Membaik, Diaz Ucap Terima Kasih ke Tim RSPAD

Kata ar-Rahman merupakan salah satu dari nama Allah SwT (asma’u al-husna). Kata ar-Rahman bentuknya shighah mubalaghah yang berasal dari kata rahmah. Kata ar-Rahman berarti Yang Maha Pemurah, Yang Maha Pengasih.

Allah SwT menganugerahkan kasih sayang dan kebaikan kepada seluruh makhluk-Nya di segala zaman, ruang, tempat, dan keadaan dalam kehidupan ini.

Allah SwT melakukan tanpa membedakan antara yang baik dengan yang buruk, yang beriman dan yang kufur, yang muslim dan non-muslim, yang bertauhid dan yang musyrik, yang dicintai dan yang dibenci.

Yang lemah dan yang kuat, yang meminta dan yang tidak meminta, yang di dalam bumi, yang di daratan dan di lautan.

Baca Juga: TERBATAS, Ini 10 Link Twibbon Hari Laut Sedunia 2022, Modelnya Cantik dan Elegan untuk Story di Media Sosial

Allah SWT mencurahkan karunia-Nya kepada seluruh makhluk-Nya tanpa diskriminasi dan batasan, sebagaimana firman-Nya dalam surat Al-A’raf ayat 156:

… وَرَحۡمَتِي وَسِعَتۡ كُلَّ شَيۡءٖۚ … ١٥٦

“Dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu.”

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah.

Bila Allah memiliki sifat rahman, hendaknya kita sebagai manusia meniru untuk memiliki sifat Allah tersebut, sebagaimana disebutkan di dalam hadits:

“Kasihanilah olehmu orang yang ada di muka bumi, agar kasih pula kepada engkau Allah yang di langit.” (HR. Tirmidzi).

Meneladani nama Allah ar-Rahman ini, kita sebagai hamba-Nya senatiasa melakukan pertama, mengasihi hamba-hamba yang lalai.

Baca Juga: Khutbah Jumat Singkat Terkini, Menarik dan Menyadarkan Orang-orang Lalai, Tema: Menghargai Waktu

Lalu memindahkan mereka dari jalan kelalaian dan kembali kepada Allah dengan memberi nasehat dan bimbingan secara lemah lembut, tanpa kekerasan.

Kedua, memandang orang-orang yang jauh dari perintah-Nya dengan pandangan belas kasihan, bukan dengan pandangan yang menyakiti.

Kasih sayang seseorang kepada diri sendiri diekspresikan dengan melaksanakan semua perintah Allah, meninggalkan larangan-Nya, tidak mendekati sumber-sumber bencana, dan tidak membebani diri dengan pekerjaan yang tidak kuasa untuk dilakukan.

Ketiga, hendaknya memandang setiap bentuk larangan dari Allah yang ada di dunia sebagai larangan terhadap diri sendiri, lalu tidak segan-segan untuk berusaha semaksimal mungkin menghapuskannya.

Baca Juga: Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya di Piala Presiden 2022, H2H dan Tekad Bajol Ijo Hapus Rekor Buruk

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Kasih sayang adalah program pendidikan Tuhan untuk menjunjung perasaan, membersihkan akhlak, dan mengasah naluri kejiwaan.

Kasih sayang adalah suatu kelembutan dan kehalusan perasaan yang ada dalam hati nurani manusia; suatu ketajaman perasaan yang mengarah pada perlakuan lemah lembut terhadap orang lain.

Apabila seseorang mempunyai perasaan seperti ini, akan hadirlah ketenteraman, kedamaian, kesejukan, dan suasana kondusif lahir dan batin dalam lingkungannya.

Rasulullah Saw. diutus sebagai rahmah bagi seluruh alam. Sasaran risalah dan tujuan dakwah beliau untuk menyampaikan rahmah. Allah SWT menerangkan dalam surat Al-Anbiya’ ayat 107:

وَمَآ أَرۡسَلۡنَٰكَ إِلَّا رَحۡمَةٗ لِّلۡعَٰلَمِينَ ١٠٧

“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.”

Baca Juga: Jakarta International Stadium Diresmikan, Anies Baswedan Sebut Dibangun Tanpa Mengorbankan Kelestarian Alam

Semoga kita mampu melihat lebih dalam dan merasakan serta meyakini, bahwa semua kebaikan yang datang pada kita hakikatnya adalah nikmat dari Allah SWT.
Tanpa cahaya ar-Rahman, orang lain tidak akan mampu berbuat baik kepada kita.

Begitu pula sebaliknya, tanpa cahaya ar-Rahman, kita tidak akan mampu mencintai dan berbuat baik kepada orang lain. Sungguh besar kebaikan-Nya kepada kita walaupun kita jarang melakukan kebaikan itu untuk-Nya.

أَقُوْلُ هَذَا القَوْلَ وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ فَاسْتَغْفِرُوْهُ يَغْفِرْ لَكُمْ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَحِيْمُ

Khutbah Jumat singkat II

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ . أَشْهَدُ أنْ لا إلَهَ إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، وأشهدُ أنَّ مُحَمَّدًا عبْدُه ورَسُولُه. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Pada khutbah kedua ini marilah kita akhiri dengan berdoa kepada Allah SWT, semoga Allah mengabulkan doa-doa kita, dan semoga kita menjadi manusia-manusia yang penuh dengan sifat kasih sayang.

Baca Juga: Ada Bacaan Dzikir Pendek Kata Gus Baha, Pahalanya Sama dengan Wirid Satu Malam Penuh, Ini Kalimatnya

Mengasihi dan menyayangi makhluk ciptaan Allah SWT. Sehingga setiap langkah kita selalu diridhai oleh Allah SWT.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدُّعَاءِ. رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آَمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ . رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَوَحِّدِ اللَّهُمَّ صُفُوْفَهُمْ، وَأَجْمِعْ كَلِمَتَهُمْ عَلَى الحَقِّ، وَاكْسِرْ شَوْكَةَ الظَّالِمِينَ، وَاكْتُبِ السَّلاَمَ وَالأَمْنَ لِعِبادِكَ أَجْمَعِينَ. اللَّهُمَّ أَنْزِلْ عَلَيْنَا مِنْ بَرَكَاتِ السَّمَاء وَأَخْرِجْ لَنَا مِنْ خَيْرَاتِ الأَرْضِ، وَبَارِكْ لَنَا في ثِمَارِنَا وَزُرُوْعِنَا وكُلِّ أَرزَاقِنَا يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ . رَبَّنَا آتِنَا في الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

عِبَادَ اللهِ :إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ

Khutbah Jumat singkat ini disusun oleh Eko Harianto, Guru Ismuba SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta; Anggota Majelis Dikdasmen Sewon Utara.***

Rekomendasi