

inNalar.com – dr Aisah Dahlan membagikan tips untuk mendidik anak Generasi Z kepada orang tua agar tidak salah dalam bertindak mengambil keputusan.
Melalui webinar, dr Aisah Dahlan menjelaskan karakter Generasi Z hingga tips mendidiknya, mengingat pendidikan penting bagi setiap anak.
Setiap orang tua perlu mengetahui tips mendidik anak yang statusnya Generasi Z karena perlu pemahaman khusus di dalamnya.
Beberapa penjelasan tips dr Aisah Dahlan untuk mendidik anak Generasi Z berikut ini akan cocok untuk dipraktikkan bagi setiap orang tua.
Dilansir inNalar.com dari video yang diunggah di kanal Youtube drasiahdahlan, terdapat dua tips utama yang bisa menjadi modal mendidik anak Generasi Z.
Sebelum itu, perlu diketahui bahwa Generasi Z yang dimaksud dalam pembahasan ini adalah anak yang lahir di antara tahun 1996 hingga 2010.
Baca Juga: Seluruh Outletnya Ditutup di Jakarta, Holywings Siap Lebarkan Sayap ke Bali
Menurut dr Aisah Dahlan setiap orang tua yang memiliki anak di kategori Generasi Z perlu mengetahui lingkungan sekitarnya tempat anak tersebut berkembang.
Setidaknya orang tua perlu mengetahui dua tips utama yang bisa menjadi kunci mendidik anak sejak usia dini hingga tumbuh menjadi anak remaja dan dewasa.
Tips yang pertama yaitu orang tua harus bisa menjadi panutan untuk anaknya, berbuatlah kegiatan yang positif agar bisa dicontoh anak.
Percaya atau tidak, faktanya anak sejak masih bayi otaknya sudah mulai bisa terisi oleh apa yang dilihat dan dirasakan setiap harinya.
Setiap ucapan hingga pelukan yang dilakukan oleh orang tua kepada anak akan mempengaruhi pertumbuhan pemahaman otak pada anak.
Oleh karena itu setiap pasangan suami dan istri harus bekerja sama setiap harinya untuk bisa menciptakan suasana yang nyaman bagi anak.
Tips yang kedua menurut dr Aisah Dahlan yaitu hindari melabel anak dengan cap yang buruk atau berkonotasi negatif, karena akan mempengaruhi pemikirannya.
Beliau menekankan bahwa orang tua yang melakukan label terhadap anak itu sama saja dengan berdoa agar anaknya menjadi seperti itu.
Maka lakukan julukan atau label yang baik dan bisa memotivasi anak agar mereka jauh lebih percaya diri dan tidak merasa seperti direndahkan.
Baca Juga: Khutbah Jumat Singkat Tema Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW, Cocok Dibacakan Jelang Idul Adha 2022
Saat ini tidak bisa dipungkiri memang banyak istilah seperti generasi micin, kaum rebahan, hingga kaum lemah yang sebenarnya itu bisa membuat pikiran anak tertekan.
Apabila dua tips tersebut mampu dilakukan orang tua dalam mendidik anaknya yang berada di Generasi Z, maka besar kemungkinan anak tersebut akan tumbuh lebih baik kedepannya.***