

inNalar.com – Eksplorasi tempat-tempat misterius di Indonesia selalu menjadi daya tarik yang kuat.
Salah satu eksplorasi yang menarik ada di Jawa Timur, yaitu penemuan sebuah lubang goa di bawah pemakaman umum yang diyakini adalah peninggalan Kerajaan Majapahit.
Lubang goa ini terletak di Desa Lorokan, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Baca Juga: Tinggalkan Aura Kampung Begal, Citra Kecamatan Jabung Sekarang Jadi Begini
Sejumlah orang di Jawa Timur percaya bahwa lorong goa ini konon digunakan oleh Istri Raja Majapahit, Putri Cempo, untuk melarikan diri.
Putri Cempo adalah istri dari Prabu Brawijaya. Mereka memiliki kisah percintaan yang rumit semasa berada di Kerajaan Majapahit.
Kepercayaan tersebut memunculkan banyaknya spekulasi-spekulasi tentang dimana keberadaan Putri Cempo.
Baca Juga: Legenda Mbah Sunatan: Kisah Mistis Makam dan Tirakat di Gunung Abang
Lalu, bagaimana penampakan dari goa yang dijadikan tempat pelarian oleh Putri Cempo ini?
Dilansir dari kanal YouTube BANGKOTAN PRING yang diunggah pada tanggal 29 Oktober 2024, eksplorasi goa ini adalah sebuah tantangan bagi mereka.
Goa ini memiliki ketinggian sekitar satu meter dengan panjang sekitar 200 meter dan menyatu dengan aliran sungai bawah tanah.
Baca Juga: Warga Singapura Aja Kepincut! Inilah Desa Terindah Jawa Timur yang Ada di Pacitan
Pada bagian tengah goa terdapat sebuah lubang besar yang menjadi penghubung antara kuburan dan lorong tersebut.
Konon katanya, lorong tersebut sengaja dibuat oleh tokoh legendaris, Maling Cluring, untuk membantu Putri Cempo melarikan diri.
Goa tersebut berada di bawah area pemakaman umum.
Di area lubang goa tersebut banyak dikelilingi oleh peopohonan dan rerumputan.
Ketika memasuki goa tersebut, penjelajah akan disambut dengan formasi batu kapur yang membentuk sebuah bulatan-bulatan seperti sisik ular raksasa.
Sisik tersebut membentang panjang seperti tubuh ular besar yang bersembunyi di dalam lorong yang sempit.
Goa ini juga mempunyai aroma wangi yang sangat aneh, sebuah pertanda gaib menurut masyarakat setempat.
Mereka percaya jika goa ini adalah tempat persembunyian makhluk gaib seperti “Blorong”, sosok ular gaib yang dikenal dalam mitologi Jawa.
Selain itu, goa ini juga diyakini menjadi tempat untuk mencari pesugihan, terutama bagi orang-orang yang ingin mencari kemakmuran lewat supranatural.
Sisik ular raksasa yang ada di dalam goa ini memperkuat keyakinan masyarakat akan kehadiran Blorong atau sosok mistis serupa yang hidup dalam kegelapan goa ini.
Untuk para penjelajah yang mengunjungi goa ini diharuskan untuk selalu waspada dan berhati-hati, terutama ketika ada longsoran batu.
Di dalam goa, penjelajah akan menemui beberapa ruang mistrius yang tertutup dan banyak lorong-lorong sempit yang akan menguras tenaga mereka dengan pasokan oksigen yang semakin menipis.
Dalam perjalanannya mereka juga akan diiringi dengan suara gemerisik kelelawar yang sangat banyak.
Tantangan terbesar dalam mengeksplorasi goa ini adalah menjaga mental tetap tenang, menghindari ketakutan berlebihan yang bisa mengganggu fokus mereka.
Saat sudah mencapai titik terdalam, penjelajah akan mendapati goa ini masih menyimpan banyak ruang yang belum terjamah, termasuk kemungkinan belum ditemukannya jalan lain.
Sisik ular yang berkilauan di dalam lorong goa menambah keyakinan mereka bahwa ada hal-hal di dunia ini yang masih menyimpan misteri mendalam.***(Dea Fransisca)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi