

inNalar.com – Di tengah kearifan lokal dan mistis Jawa, tersembunyi sebuah kisah legendaris tentang Mbah Sunatan di Desa Gunung Abang.
Makam ini bernama Makam Bujuk Sonatan berada di Desa Gunung Abang, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Makam beliau tak hanya menjadi tempat peristirahatan terakhir saja, tetapi menjadi tempat berziarah dan bertirakat bagi mereka yang mencari ilmu.
Baca Juga: Tingkatkan Daya Saing, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Halal UMKM dari Berbagai Daerah
Menurut cerita penduduk setempat, makam ini mempunyai kekuatan mistis yang kuat dan kerap dihubungkan dengan penampakan sosok gaib seperti Banaspati dan naga pelindung makam.
Ketika menulusuri makam ini, kisah demi kisah akan muncul membawa aura sakral yang sangat kuat.
Konon katanya, dahulu ada sebuah peristiwa tak lazim yang menjadi tanda bahwa makam Mbah Sunatan ini mempunyai aura mistis yang tinggi.
Baca Juga: Warga Singapura Aja Kepincut! Inilah Desa Terindah Jawa Timur yang Ada di Pacitan
Cerita itu bermula dari seseorang yang sedang melaksanakan tirakat di makam tersebut tiba-tiba dilempari sorban berwarna hijau.
Menurut saksi, sorban itu melayang dari arah yang tidak jelas dan menutupi seluruh makam.
Ketika sorban tersebut diambil, makam Mbah Sunatan memancarkan cahaya merah keemasan, dan gundukan tanahnya perlahan semakin membesar.
Baca Juga: Ungkap 5 Fakta Pulau Nusakambangan, Nomor 2 Jadi yang Paling Mengerikan
Hal ini membuat penduduk setempat percaya bahwa ada kekuatan lain yang melindungi makam ini.
Di samping makam ini ada sebuah pohon besar berlubang yang dipercaya sebagai tempat bertirakat Mbah Sunatan.
Menurut cerita, orang yang mempunyai niat dan mental kuat akan mendapatkan pengalaman mistis, seperti bertemu sosok gaib Banaspati dan ular naga penjaga makam.
Banaspati adalah sebuah mitos roh jahat atau hantu berwujud bola api atau pusaran api.
Kehadiran sosok mistis ini dianggap sebagai ujian untuk mereka yang ingin memperolah ilmu dari Mbah Sunatan.
Kisah legenda ini tidak berhenti di situ saja.
Ada kisah yang menceritakan tentang pohon cabai setinggi 7 meter yang dikabarkan sebagai “penanda” masuk ke alam gaib.
Beberapa orang yang melakukan ziarah dan tirakat di area Gunung Abang ini dikatakan hilang tanpa jejak.
Menurut masyarakat setempat, siapa pun yang melihat pohon cabai tersebut kemungkinan besar tidak bisa kembali ke dunia nyata.
Perjalanan ke makam ini mengingatkan kita bahwa tidak semua misteri dapat dijelaskan secara logis.
Namun, apakah legenda ini benar atau hanya mitos yang terus berkembang?
Sampai saat ini, belum ada bukti ilmiah yang mendudukung keberadaan makam ini.
Maka dari itu, mari kita hormati saja kisah-kisah ini dengan memetik pelajaran baik dan membiarkan yang tak bisa dipahami tetap menjadi bagian dari tradisi dan kebudayaan yang kaya di Nusantara.***(Dea Fransisca)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi