

InNalar.com – Beberapa orang memiliki kepercayaan akan keberadaan hal-hal yang bersifat gaib. Hingga kini, mitos yang berbau gaib masih dipercayai sebagian orang.
Di zaman yang sudah modern ini, kepercayaan mengenai hal yang berbau gaib masih tidak dapat lepas bagi sebagian orang.
Masih banyak yang mempercayai keberadaan hal gaib. Salah satunya eksistensi tempat gaib yang tidak bisa dilihat oleh manusia.
Baca Juga: Warga Kampung Kecil di Sukabumi Ini Ramai-Ramai Pensiun Jadi Petani Demi Live TikTok
Banyak orang yang percaya dengan keberadaannya, namun tidak sedikit juga yang skeptis tentang keberadaannya karena tidak ada bukti yang menunjukkan.
Berikut beberapa tempat gaib yang diyakini keberadaannya di Indonesia.
Pertama, Kota Saranjana yang berada di Kalimantan Selatan, khususnya masyarakat Pulau Laut.
Baca Juga: Viral Sopir Truk Kontainer Ugal-Ugalan Di Cipondoh Tangerang Telan Korban Jiwa
Eksistensi Saranjana terdenar setelah pada tahun 1980-an pemerintah setempat mendatangkan beberapa alat berat yang berasal dari Jakarta.
Namun keanehan muncul karena semua alat yang di pesan menuju sebuah tempat bernama Saranjana dan sudah dibayar lunas.
Padahal tempat tersebut tidak terdata secara administratif resmi.
Baca Juga: UNIK! Ada Suku di Sulawesi Tenggara Fasih Pakai Bahasa Korea Sejak SD, Kok Bisa?
Tidak hanya itu, beberapa rumor juga menyebutkan hanya orang terpilih dan punya kemampuan saja yang dapat melihat Saranjana.
Bahkan menurut kesaksian warga Kotabaru, terdapat peristiwa yang sulit diterima akal sehat.
Seperti wisatawan yang mengaku melihat aktivitas manusia di tengah gedung yang berada di Saranjana.
Anehnya, saat mendekat ke pusat Saranjana, pemandangan langsung berubah menjadi gunung yang berbatas langsung dengan laut.
Kedua, Padang 12 yang berada di Kalimantan Barat. Konon lokasi Padang 12 berada di lahan kosong yang dikelilingi pohon pinus.
Alasan penamaan Padang 12 karena dipercaya luas wilayah tersebut adalah 12 km persegi.
Banyak cerita yang beredar mengeni Padang 12. Seperti masyarakat yang bisa melakukan jual beli dengan kunyit yang kemudian berubah jadi emas.
Masyarakat percaya hanya orang yang berhati bersih saja yang bisa bertemu dengan penduduk asli Padang 12, yaitu Suku Limun.
Ketiga, Kota Wentira yang berada di Sulawesi Tengah. Konon dipercaya sebagai tempat yang sudah maju dengan bangunan megah.
Menurut warga Sulawesi Barat, lokasi Kota Wetira berada di antara Kota Palu dan Kabupaten Mountong, Sulawesi Tengah.
Jika ingin masuk ke Kota Wetira, seseorang harus melewati banyak gerbang gaib, salah satunya diduga berada di area Kebon Kopi Donggala.
Hingga saat ini, masih banyak orang yang meragukan cerita eksistensi Kota Wetira karena lokasinya tidak pernah dikatahui.
Keempat, Niata yang berada di Kalimantan Barat yang dipercaya sebagai pusat kerajaan jin yang memiliki paras cantik.
Warga setempat percaya dengan keberadaan Niata sebagai tanda hubungan antara bangsa jin dengan manusia.
Kelima, Makam Kemangi yang terletak di Kendal. Terdpat cerita tentang seorang supir dealer.
Kala itu, dirinya sedang mengantarkan pesanan mobil ke anak kepala desa di wilayah tersebut. Namun setelah itu jejaknya seakan menghilang.
Pihak keluarga supir kemudian menanyakan keberadaan supir kepada pihak desa. Ternyata anak kepala desa yang memesan mobil diketahui sudah meninggal dunia.
Hal itu membuat keluarga panik dan meminta bantuan kepada juru kunci yang pada akhirnya berhasil membawa pulang supir dalam keadaan selamat.
Supir tersebut menceritakan pesanan mobil memang diantar ke Desa Kemangi. Menurut penuturannya, suasana jauh lebih mewah dan maju, namun mirip dengan kehidupan manusia pada umumnya.***(Muhammad Arif)