

inNalar.com – Berikut ceramah Gus Baha terbaru 2022 yang membahas makna khusyuk sholat yang perlu diketahui agar ibadah diterima oleh Allah SWT.
Pada ceramah Gus Baha terbaru 2022 ini, menerangkan tentang sholat yang seperti apa yang masuk kategori khusyuk.
Jika ingin ibadah diterima, sebagai umat Islam, maka perlu mengetahui makna khusyuk sholat.
Bagi umat Islam, sholat merupakan ibadah yang sangat penting. Dikatakan bahwa sholat adalah tiang agama.
Sholat bagi umat Islam terdiri dari sholat wajib dan sholat sunnah. Sholat wajib terdiri dari lima waktu, yaitu subuh, dzuhur, ashar, magrib, dan isya.
Sedangkan sholat sunnah terdiri dari banyak sholat. Misalnya, sholat tahajud, sholat duha, sholat tarawih, dan sholat witir.
Namun, dalam pelaksanaannya, perlu mengetahui tata cara dan makna sholat. Selain itu, dianjurkan khusyuk dalam sholat.
Baca Juga: Penjelasan Gus Baha Terbaru 2022 Tentang Memikirkan Utang Saat Sholat, Apakah Sah?
Sebagaimana dikutip inNalar.com dari PortalJember “Sholat yang Tidak Khusyuk Apakah Diterima Allah? Gus Baha Jelaskan Makna Khusyuk dalam Sholat“.
Ketika mengerjakan sholat harus khusyuk, yaitu sholat yang anggota tubuhnya tenang dan jiwa serta hatinya tertuju kepada Allah SWT.
Namun, banyak orang yang sulit khusyuk dalam sholatnya, karena terpikirkan oleh hal-hal duniawi.
Baca Juga: Khutbah Jumat Singkat dan Terbaru dengan Tema Ini Bukti Nyata Bahwa Allah Cinta Kepadamu
Terkadang tidak khusyuk juga disebabkan karena suara bising, bahkan juga karena sedang dikejar waktu.
Lalu, apakah sholat yang tidak khusyuk tersebut diterima oleh Allah SWT? Simak penjelasannya oleh Gus Baha.
Pada salah satu ceramahnya Gus Baha, ada seorang jamaah yang bertanya. Bagi seorang TKI yang tidak diberi waktu istirahat sholat, terkadang harus mencuri-curi waktu untuk sholat dengan alasan izin ke toilet.
Baca Juga: Gus Baha Terangkan 5 Cara Efektif Mengobati Rasa Gelisah yang Sering Muncul di Dalam Hati Manusia
Maka, sholatnya tidak tenang, terburu-buru, bahkan di tempat yang tidak layak. Apakah sholat yang tidak khusyuk tersebut diterima?
Gus Baha menjelaskan, bahwa khusyuk itu maknanya adalah takut kepada Allah SWT.
Sehingga, jika ada seorang pekerja, terutama yang bekerja di negara minoritas muslim, dengan niat dan usahanya mencuri-curi waktu untuk sholat itu sudah dinilai sebagai khusyuk.
Bahkan jika sholat di kamar mandi, karena tidak menemukan tempat lain, maka itu sudah bentuk khusyuk. Asal bukan di closet.
Hal itu sudah termasuk bentuk ketakutan kepada Allah, karena ia takut akan meninggalkan sholat.
Gus Baha juga menjelaskan, khusyuk bukan berarti orang yang sholatnya lama hingga menangis-nangis saat berdoa.
Baca Juga: Teks Pidato Tentang Kebersihan Kelas, Cocok Dipakai untuk Sambutan dari Ketua Kelas
“Jadi anda memutuskan diri waktu ke kamar mandi itu sebagai waktu yang digunakan untuk sholat, itu sudah bentuk kekhusyuk’an anda,” kata Gus Baha.
“Khusyuk itu maknanya takut. Jadi takut itu macam-macam. Takut meninggalkan perintah Allah itu sudah bentuk khusyuk,” lanjutnya.
Waktu memutuskan mencuri-curi waktu untuk melaksanakan sholat, itu sudah dianggap bentuk dari kekhusyuk’an seseorang dari menjalankan perintah Allah.
Baca Juga: Reaksi Sule Saat Digugat Cerai Nathalie Holscher: Serahin Aja ke Lawyer
Dan sholat tidak perlu lama, cukup sesuai dengan waktu dan kondisi dari masing-masing orang.
“Jika anda sholat lama melampaui batas yang diizinkan, jika anda ditegur dan kemudian dipecat, nanti sholat menjadi masalah,” kata Gus Baha.
Gus Baha menegaskan, jangan sampai agama menjadi kambing hitam. Jangan sampai dipecat karena sholat.
Maka, sholatlah sesuai kondisi dan kemampuan masing-masing.
Orang yang tetap sholat meskipun mendengar suara bising, itu juga sudah merupakan bentuk khusyuk. *** (Gigih Wahyu Ningsih/PortalJember.com)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi