

inNalar.com – Simak ceramah Gus Baha terbaru 2022 menjelaskan mengenai waktu yang sebaiknya jangan digunakan untuk tidur.
Menurut Gus Baha apabila kita tidur di waktu ini bisa menyinggung salah satu ciptaan Allah SWT yang ada di alam semesta.
Selain itu Gus Baha juga menjelaskan tidur di waktu ini bisa membuat seseorang kehilangan rahmat dari Allah SWT.
Oleh karena itu Gus Baha menyarankan agar jangan sampai kita tidur di waktu ini agar tetap mendapat rahmat dari Allah SWT.
Lantas seperti apa waktu yang dimaksud Gus Baha, simak ulasannya berikut ini.
Dikutip inNalar.com dari Portal Sulut “Amit-amit! Bukannya Berkah, Kebiasaan Tidur di Waktu Ini Malah Jauh dari Rahmat Allah, Ungkap Gus Baha”.
Menurut Gus Baha, orang yang tidur di waktu ini sama saja tidak menghargai berkah dan rahmat dari Allah SWT.
Murid dari almarhum Mbah Moen ini pun menambahkan bila kebiasaan tidur di waktu ini bisa-bisa tidak mendapat berkah.
Dalam penjelasannya, Gus Baha mengingatkan agar kebiasaan ini agar segera ditinggalkan.
Dalam tausiahnya itu, Gus Baha mengungkap bila dirinya sangat terpukau dengan Nabi Idris.
Baca Juga: Harga Emas 1 Gram Hari Ini, Rabu, 13 Juli 2022 Turun!
“Nabi Idris itu keramat. Saya beritahu, saya sering kirim Al-Fatihah ke Nabi Idris,” kata Gus Baha.
“Sebenarnya bisa kita tiru. Saya tertarik Nabi Idris,” tambah Gus Baha.
Menurut Gus Baha, ada hal yang menjadikan Nabi Idris itu bisa mulia.
“Dia (Nabi Idris) menjadi mulia berkat melihat matahari,” ungkap Gus Baha.
Dalam ceramahnya itu, Gus Baha kemudian menyentil tentang matahari.
“Kamu tahu matahari, yang tiap pagi muncul menyinari bumi?” tanya Gus Baha kepada para jamaah.
Bagi Gus Baha, matahari telah banyak membantu manusia, namun manusia tidak menghiraukannya.
Baca Juga: Pertolongan Pertama Menata Rindu Bagi Pelaku LDR, Saling Pengertian Adalah Kuncinya
Sehingga, orang tidur di pagi hari sama saja tidak menghargai adanya rahmat dan berkah Allah lewat kehadiran matahari.
“Namun, ketika matahari ada, banyak yang memilih untuk tidur,” tutur Gus Baha.
“Jadi, Matahari itu (sebenarnya) berhak dendam,” ujar Gus Baha sambil sedikit tertawa.
Gus Baha menilai, bahwa kebiasaan manusia yang hanya tidur di saat matahari telah menyinari itu tidak baik.
“Gimana sih, sudah aku sinari untuk beraktifitas kok malah tidur,” Gus Baha yang mencontohkan bicara matahari.
“Makannya tidur pagi itu tidak berkah itu karena menyinggung matahari,” ungkap Gus Baha.
Baca Juga: Tri Suaka dan Zidan Cover 10 Lagu Didenda 10 Miliar, Simak Update Kasus dan Penjelasannya
Gus Baha juga mengatakan bahwa dirinya sebenarnya kasihan dengan matahari yang tidak dihargai oleh manusia.
“Makannya, saya sering kasihan sama matahari. Tiap pagi saya bangun, menirakati orang-orang gak jelas ini. Sebab, saya kasihan sama matahari,” ucap Gus Baha.
Gus Baha pun menjelaskan bahwa untungnya matahari tidak memiliki dendam terhadap manusia dengan kebiasaan buruknya itu.
“Amit-amit, untuk dia (matahari) tidak punya dendam,” ujar Gus Baha.
Baca Juga: Profil Lengkap Tunangan Bintang Emon, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
Gus Baha menasehati agar manusia tidak menyia-nyiakan kenikmatan yang diberikan oleh Allah SWT lewat ciptaannya yang lain, yaitu matahari.
Manusia harus berusaha sembari menghargai rahmat dari Allah agar memperoleh rezeki dan berkah.
Demikianlah ulasan tentang kebiasaan tidur manusia di waktu tertentu justru bisa menjauhkan dari rahmat dan berkah dari Allah SWT menurut Gus Baha.***
(Portal Sulut/Diky Cahya Mulya Gobel)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi