

inNalar.com – Berikut ceramah Gus Baha terbaru 2022 yang menerangkan bahwa tidak semua sedekah itu baik, ini sedekah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Nabi Muhammad SAW mengajarkan tentang bagaimana sedekah yang baik agar berkah bagi sesama. Hal ini akan dijelaskan dalam ceramah Gus Baha terbaru 2022 ini.
Pada ceramah Gus Baha terbaru 2022 juga akan menerangkan bahwa Nabi tidak menganjurkan untuk bersedekah secara berlebihan.
Umat Islam dianjurkan untuk gemar bersedekah. Terutama bersedekah kepada mereka yang membutuhkan.
Baca Juga: 10 Link Twibbon Hari Lupus Sedunia 2022, Beri Mereka Penyemangat dalam Bentuk Kartu Ucapan Berikut
Misalnya, kaum duafa, anak yatim piatu, dan mereka yang mengalami kekurangan. Mereka yang gemar bersedekah akan mendapatkan pahala.
Bersedekah memang baik. Namun, jika bersedekah berlebihan sehingga mengabaikan ketentuan, maka akan mendatangkan kemudaratan.
Sebagaimana yang inNalar.com kutip dari PortalJember.com “Jangan Bersedekah Melewati Batas Ini, Gus Baha Katakan yang Sesuai Ajaran Nabi SAW”.
Mulanya, Gus Baha menceritakan terlebih dahulu tentang perkataan Allah SWT kepada Nabi Sulaiman.
“Nabi Sulaiman diberitahu Allah ‘Sulaiman, kamu aku beri uang banyak dan kerajaan’. Boleh kamu berikan ke orang lain ataupun kamu ambil sendiri. Tapi kalau kamu ambil niati agar harta itu tidak diambil orang fasik atau orang zalim,” kata Gus Baha.
Gus Baha pun mengatakan bila kita memiliki uang, maka belikanlah tanah untuk keluarga, jangan diwakafkan ke masjid.
“Makanya, jika ada orang kaya yang ngaji sama saya dan mampu beli tanah di perbatasan, wajib kamu beli. Sebab, jika dibeli orang yang maksiat jadi kalab. Jika dibeli pendeta bisa jadi gereja. Berkat kamu beli jadi rumah keluarga biasa.
“Tak usah kamu wakafkan ke masjid, nanti istrimu menggerutu juga tak usah kamu wakafkan ke kiai kadang ketika tua nanti bertengkar. Sedekah ke kiai jangan banyak-banyak,” imbuhnya.
Lanjut Gus Baha, Nabi mengatakan untuk kita tidak bersedekah melebihi sepertiga.
Baca Juga: Tiga Orang Pria ini Nekat Memperkosa Adik dari Pemilik Utang, Korban Digilir dengan Tangan Terikat
“Pokoknya kata Nabi, sedekah itu jangan melewati sepertiga. Nabi itu kurang apa? Nabi itu sebaik-baiknya makhluk. Jika mengalokasikan harta tak mungkin salah. Itu juga sedekah di bawah sepertiga harta dan tidak mau diberi hadiah,” jelasnya.
Gus Baha pun memberikan contoh maksud dari perkataan Nabi.
“Jadi misalnya Rukhin punya uang Rp1 Miliar, lalu sedekah ‘Gus aku beri 500 juta’ harusnya saya menolak. Maksimal itu Rp250 juta karena sepertiga,” pungkasnya.
Gus Baha mengatakan kalau bisa, sedekah itu jangan melewati sepertiga. Sebab kanjeng Nabi makhluk terbaik saja diberi sedekah oleh sahabat semua hartanya, tak berkenan.
“Orang juga harus memikirkan anak cucunya agar tidak jadi generasi yang lemah. Itu Asbabunnuzul-nya ayat itu adalah jadi orang baik itu tidak boleh berlebihan. Bagaimanapun, kita punya anak cucu,” lanjutnya.
Gus Baha mengatakan bahwa saat ada sahabat Nabi mau mewakafkan seluruh hartanya kepada Nabi SAW, Nabi menolak.
“Lalu, ayat itu ditafsiri dengan sabda Nabi ketika ada sahabat mau mewakafkan semua hartanya Nabi bersabda kamu meninggalkan warisan supaya anak cucumu kaya lebih baik ketimbang mereka miskin dan meminta-minta.
“Apalagi jika miskin dan hartanya diwakafkan untuk pondok dan madrasah itu bisa jadi dendam anak cucumu hingga hari kiamat,” tutupnya.***
(Aprilia Tri Wahyu Ningrum/PotalJember.com)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi