Ceramah Gus Baha: Hukum Memelihara Hewan Bisa Jadi Haram Jika Sampai Melakukan Hal Ini

inNalar.com – Dalam kajian Gus Baha terbaru dibahas mengenai hukum memelihara hewan yang bisa jadi haram saat lakukan satu hal ini.

Dalam ceramah Gus Baha terbaru disebutkan jika hal ini sering dianggap sepele dan tidak banyak yang menyadarinya saat dilakukan bisa memberikan dampak buruk bagi anak.

Lebih lanjut pada kajian Gus Baha terbaru disebutkan bahwa dengan adanya dampak buruk bagi anak, maka kegiatan orangtua yang memelihara hewan tadi bisa divonis haram.

Lalu apakah satu hal yang dimaksud dalam kajian Gus Baha terbaru yang berakibat membuat hukum memelihara hewan menjadi haram?

Baca Juga: Doa Lengkap Ketika Menyembelih Hewan Qurban Idul Adha, Dilengkapi Bahasa Arab dan Latinnya

Sebagaimana dikutip inNalar.com dari Portal Jember “Hindari Pelihara Hewan Seperti Ini, Anak Bisa Tanggung Akibatnya, Gus Baha: Harus Divonis Haram”.

Gus Baha memang dikenal sebagai ulama yang memiliki referensi kitab sangat banyak, sehingga wawasannya begitu luas.

Bahkan, Gus Baha sering menjelaskan hukum-hukum dalam Islam yang begitu tersembunyi.

Salah satu yang hukum yang dijelaskan oleh ulama kelahiran Rembang, Jawa Tengah itu ialah tentang hewan peliharaan.

Saat ini, banyak orang memelihara hewan yang berbagai macam jenis dan berbagai macam pula tujuannya.

Baca Juga: Gagal di UTBK SBMPTN 2022, Simak Perguruan Tinggi Negeri yang Masih Membuka Jalur Seleksi Mandiri

Bagi Gus Baha, ada hewan-hewan yang sebaiknya tidak dipelihara karena memiliki dampak buruk bagi anak.

Pada dasarnya, manusia memelihara hewan biasanya memiliki dua tujuan yang paling menonjol.

Tujuan pertama adalah untuk sarana hiburan saja. Sementara tujuan kedua adalah untuk bisnis.

Akan tetapi, menurut Gus Baha, orang yang memelihara hewan dengan tujuan yang tidak ada manfaatnya harus dihukumi haram.

“Merawat hewan yang nggak jelas manfaatnya harus divonis haram karena efeknya orang gak peduli,” tegas Gus Baha.

Baca Juga: Beli Minyak Goreng Curah Wajib Pakai NIK atau PeduliLindungi, Begini Tanggapan Warganet

Hal itu bisa membuat anak atau anggota keluarganya menanggung akibat buruk, sehingga harus dihindari.

Contoh dari Gus Baha adalah saat orang memelihara sapi. Pasti setiap pagi lebih memilih memandikan sapi daripada merawat anaknya.

“Sekarang kamu lihat, orang kalau punya sapi itu kalau pagi memandikan sapi, bukan memandikan anaknya,” ujarnya.

Contoh yang lain adalah ketika seseorang memelihara burung, pasti lebih mementingkan kebersihan kandangnya daripada si anak.

Baca Juga: 5 Tradisi Hari Raya Waisak Umat Buddha di Berbagai Penjuru Dunia, Salah Satunya Adalah Melepas Burung

“Orang suka burung perkutut, kalau pagi kandangnya dibersihkan padahal anaknya dibiarin aja (kotor), tapi kalau kotoran perkutut harus steril,” ujarnya disambut tertawa jamaah.

Hal tersebut ternyata membuat manusia lalai dengan tugas yang lebih penting kata Gus Baha. Maka, sebaiknya harus ditinggalkan apabila tidak memberikan manfaat.***

(Nando Zikir/Portal Jember).

Rekomendasi