Siapa Sangka Bagian Tubuh yang Berubah Seperti Ini Membuat Allah Malu untuk Menyiksa di Akhirat Kata Gus Baha


inNalar.com –
 Simak penjelasan Gus Baha terbaru 2022 tentang bagian tubuh manusia yang berubah seperti bisa menjadi berkah.

Gus Baha menjelaskan anggota tubuh yang berubah seperti ini bisa membuat Allah malu menyiksa di Akhirat kelak.

Anggota tubuh yang dimaksud Gus Baha berhubungan dengan bagian atas dari tubuh manusia.

Baca Juga: Kata Gus Baha Terbaru 2022, Manusia Bisa Membuat Malaikat Senang Apabila Sering Mengucapkan Bacaan Wirid Ini

Menurut Gus Baha umumnya berubahnya bagian tubuh ini menandakan seseorang sudah mulai mendekat dengan pertemuannya dengan Allah.

Maka hendaknya seseorang yang anggota tubuhnya berubah seperti ini harus malu kepada Allah, maka Allah juga akan malu kepadanya.

Bagian tubuh yang dimaksud Gus Baha sebagaimana dikutip inNalar.com dari Portal Jember “Allah Malu Menyiksa Jika TubuhMengalami Gejala Ini, Disebut dalam Hadits, Gus Baha: Itu Poin”

Baca Juga: Sinopsis Melur untuk Firdaus Episode 28 yang Tayang Hari ini, Lengkap dengan Link Nonton Resminya

Bagian tubuh inilah yang menjadi keringanan proses pertanggungjawaban di akhirat nanti.

Pasalnya, Allah malu menyiksa orang yang memiliki gejala tubuh seperti ini.

Hal ini menunjukkan bahwa rahmat dan kasih sayang Allah adalah lebih besar daripada siksaan-nya.

Baca Juga: LINK Nonton Melur untuk Firdaus Episode 28 Sub Indo, Dilengkapi dengan Sinopsis dan Jadwal Tayang

“Ada hadits Allah itu malu menyiksa orang yang beruban,” tegas Gus Baha.

Setiap manusia pasti ada saatnya rambutnya akan berubah menjadi putih yang kemudian disebut uban.

Uban inilah merupakan perubahan bagian tubuh yang memiliki keutamaan di sisi Allah meskipun di mata manusia biasa saja.

Baca Juga: Kasus Covid 19 di Indonesia Kembali Meningkat! Tembus Hampir 3.500 Kasus Setiap Hari

“Secara agama itu poin, tapi secara negara kan nggak,” imbuhnya lagi.

Namun bukan berarti setiap orang beruban akan bebas siksaan dan bisa berbuat dosa seenaknya.

Uban menjadi penanda seseorang yang bertambah tua, dengan kata lain semakin dekat dengan kematian.

Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Singkat dan Menarik Tentang Sulitnya Menahan Komentar Pribadi di Media Sosial

Versi lengkap hadits tersebut ternyata menjelaskan syarat orang beruban yang tidak akan disiksa oleh Rabb-nya.

Dari Sayyidina Anas Bin Malik, salah satu pelayan Rasulullah, mendengar Nabi bersabda:

ان الله تعالى ينظر الى وجه الشيخ صباحا ومساء ويقول يا عبدي قد كبر سنك ورق جلدك ودق عظمك واقترب اجلك وحان قدومك الي فاستحي مني فانا استحيي من شيبتك ان اعذبك في النار

” Sesungguhnya Allah Swt. melihat (menjaga) raut wajah orang sepuh pada waktu pagi dan sore.

Allah Swt. berfirman: Hai hamba-Ku, sungguh sudah tua umurmu, sudah keriput (tipis) kulitmu, sudah keropos tulang persendian, sudah dekat ajalmu, sudah sampai waktunya kau kembali pada-Ku. Malulah pada-Ku, maka niscaya Aku Pun malu untuk menyiksamu dengan api neraka.”

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini Jumat, 15 Juli 2022: Aries Melihat Pilihan dengan Jelas, Virgo Memberi Energi Positif

Jadi syarat utama orang beruban yang mendapatkan keistimewaan ini adalah ia benar-benar takut kepada Allah.

Sehingga di sisa hidupnya hanya ia gunakan untuk beribadah dan melakukan ketaatan, Wallahu a’lam.*** (Muchammad Muchyiddin/Portal Jember)

Rekomendasi