

inNalar.com – Berikut penjelasan Gus Baha terbaru 2022 yang mengungkapkan 3 perbuatan ini bisa membuat ilmu menjadi berkah dan bermanfaat.
Melalui penjabaran Gus Baha terbaru ini, seorang muslim hendaknya segera mengetahui 3 perbuatan ini.
Gus Baha menjelaskan percuma saja memiliki ilmu yang banyak jika tidak mempunyai 3 perbuatan ini.
Menurut Gus Baha, jika ingin ilmu menjadi berkah dan bermanfaat segera lakukan 3 perbuatan ini.
Seperti apakah perbuatan yang harus dilakukan agar ilmu menjadi berkah dan bermanfaat, simak penjelasannya berikut.
Baca Juga: Ibu Rumah Tangga di Tambun Tertangkap Tangan Buang Sampah di Pinggir Jalan Raya, Kini Berujung BAP
Sebagaimana dikutip inNalar.com dari Portal Jember “Ingin Ilmu Dapat Bermanfaat dan Berkah? Cukup Lakukan 3 Hal Ini MenurutGus Baha”.
Menurut Gus Baha, meskipun ilmu yang dimiliki sebesar gudang atau kitab yang bersusun-susun tidak akan ada manfaatnya, kecuali jika melakukan 3 hal ini.
Yang pertama tidak berlebihan dalam mencintai urusan duniawi atau perhiasan dunia.
Kemudian Gus Baha menjelaskan maksud mencintai urusan duniawi adalah sikap seseorang yang bergaya sombong dengan orang lain.
“Kamu jangan cinta duniawi untuk dipakai bergaya atau sombong dengan yang lain,” ujar Gus Baha.
Yang kedua, hendaknya seseorang tidak berteman dengan syaitan.
Arti dari berteman dengan syaitan yaitu menuruti segala perintah atau hasutan dari syaitan serta menentang perintah Allah SWT dan Rasul-Nya.
“Maksudnya berteman dengan setan yaitu menuruti perintah syaitan dan menentang perintah Allah dan Rasulnya,” kata Gus Baha.Maka dari itu, orang yang ingin ilmunya bermanfaat sebaiknya selalu mentaati segala perintah Allah dan Rasul.
Serta tidak melakukan perbuatan tercela karena hasutan dari syaitan.
Lalu yang ketiga, Gus Baha menyarankan agar tidak mengganggu bahkan menyakiti orang lain.
Baca Juga: Pengertian MPLS, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Saat Memasuki Tahun Ajaran Baru
“Makanya saya tidak begitu suka dengan penceramah ekstrim, karena suka menyalahkan atau menyakiti sesama mukmin,” sambung Gus Baha.
Gus Baha menjelaskan bahwa sikap yang suka mengganggu orang lain, bukanlah sifat dari seorang mukmin atau beriman.
“Kamu jangan suka membuat kesal orang lain makanya saya jadi kyai suka bercanda karena bagaimanapun bercanda itu biasanya tidak menyakiti orang lain,” tutup Gus Baha.*** (Retno Tri Wulandari/Portal Jember)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi